PKS: Gimana Puan Mau Jadi Capres, Hak Konstitusi Kita Aja Gak Dikasih

- Redaksi

Selasa, 9 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharani. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Puan Maharani. l Ilustrasi: Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau DPR RI, melaksanakan rapat Paripurna ke-9 masa Persidangan II Tahun Sidang 2021-2022, Senin (8/11/2021).

Sidang paripurna tersebut mengagendakan pengesahan Calon Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa.

Ada peristiwa yang menarik perhatian dalam rapat paripurna tersebut, yakni ketika legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Fahmi Alaydroes mengajukan interupsi, tetapi diabaikan Ketua DPR RI Puan Maharani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diakhir rapat, pimpinan sidang Puan Maharani sempat mengabaikan adanya interupsi yang muncul di ruang rapat. Interupsi itu terjadi sesaat setelah paripurna DPR menyetujui Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Karena interupsi tak diberikan kesempatan oleh Puan, Fahmi nampak kecewa. Dikutip dari viva.co.id, menurutnya dirinya tak diberikan hak konstitusi untuk berbicara oleh Puan.

“Gimana mau jadi capres, hak konstitusi kita aja enggak dikasih,” ujar Fahmi.

Berita Terkait

Dikenal tukang kritik pemerintah, kini Rocky Gerung jabat Wantimpres bersama 25 tokoh lain
Ulik tren elektabilitas 5 parpol Oktober 2025-Agustus 2026 versi Poltracking Indonesia
Gerindra: Era Prabowo jauh lebih demokratis dibanding pemerintah sebelumnya
Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?
Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya
Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan
MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD
Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Dikenal tukang kritik pemerintah, kini Rocky Gerung jabat Wantimpres bersama 25 tokoh lain

Rabu, 23 September 2026 - 23:52 WIB

Ulik tren elektabilitas 5 parpol Oktober 2025-Agustus 2026 versi Poltracking Indonesia

Rabu, 9 September 2026 - 01:33 WIB

Gerindra: Era Prabowo jauh lebih demokratis dibanding pemerintah sebelumnya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Ketum Projo: Pemilu 2029, kalau terjadi percepatan kita siap enggak?

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:26 WIB

Mulai 2029 Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah dipisah, begini aturannya

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau ekstrem - sukabumiheadline.com

Sains

Masa peralihan dan puncak musim hujan di Sukabumi

Sabtu, 3 Okt 2026 - 17:52 WIB