Pohon Karet Besar Roboh di Tanjakan Cisarakan Sukabumi Arus Lalin Macet

- Redaksi

Sabtu, 31 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pohon karet tumbang melintang jalan di Palabuhanratu. l Istimewa

Pohon karet tumbang melintang jalan di Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Pohon berukuran besar kembali roboh di ruas jalan Palabuhanratu menuju ke arah Cikidang tepatnya di tanjakan Cisarakan, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (31/12/2022).

Peristiwa pohon roboh melintang badan jalan tanjakan Cisarakan membuat arus lalulintas tersendat dari kedua arah, sehingga dialihkan ke ruas jalan Cikeong.

“Tadi setengah 12, hujan kecil, tebing longsor dan kemudian pohon roboh,” kata Husni (65) warga Buniwangi kepada sukabumiheadline.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini pohon karet cukup besar, menimpa kabel listrik dan langsung juga aliran mati lampu listrik ke arah Buniwangi,” sambungnya.

Sementara itu Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Sukabumi IPDA M. Yanuar Fajar menjelaskan setelah mendapat laporan adanya pohon tumbang dari masyarakat melalui call center 001 tim gabungan langsung melakukan evakuasi.

“Bahwa telah terjadi bencana alam tanah longsor, pohon roboh yang material menutupi jalan di tanjakan Cisarakan ini,” jelasnya.

“Adanya kejadian ini otomatis arus lalin terputus kami mengalihkan untuk sementara selama proses evakuasi tadi mengalihkan ke jalan lewat Cikeong Cimanggu, kemudian melalui jalur Warungkiara,” imbuhnya.

Untuk dampak lain, kata M. Yanuar tidak ada korban jiwa maupun korban luka pasalnya saat peristiwa terjadi jalanan sedang landai tidak ada kendaraan yang melintas.

Ahamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian materi, kami kolaborasi dengan instansi terkait agar melakukan evakuasi agar arus lalin bisa normal kembali,” tegasnya.

“Menjelang sore ini arus lalin normal, namun masyarakat dihimbau untuk tetap waspada dan berhati hati pasalnya jalan licin,” tandasnya

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:18 WIB

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:15 WIB

Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WIB

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB

Ilustrasi aksi pengeroyokan oleh massa - sukabumiheadline.com

Sukabumi

Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:18 WIB