Pulang kerja Maghrib langsung mancing, pria asal Sukabumi tewas tenggelam di Sungai Jaletreng

- Redaksi

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulang kerja Maghrib langsung mancing, Hasan asal Sukabumi tewas tenggelam di Sungai Jaletreng - Istimewa

Pulang kerja Maghrib langsung mancing, Hasan asal Sukabumi tewas tenggelam di Sungai Jaletreng - Istimewa

sukabumiheadline.com – Seorang pria bernama Hasan dan berusia 26 tahun, asal Sukabumi, Jawa Barat, tenggelam saat tengah memancing di Sungai Jaletreng, Jalan Cendekia, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).l, Banten.

Dikutip dari laman media sosial resminya, Komandan Peleton BPBD Kota Tangsel Dian Wiryawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat 28 Juni 2024, sekitar pukul 18.30 WIB.

Baca Juga :  Pengumuman Hasil Tes PPPK Guru Diundur (lagi) FPHI Korda Sukabumi Meradang

Korban yang baru saja pulang kerja memutuskan untuk memancing bersama dua rekannya. Korban memancing menggunakan jala ikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Naas jalanya tersangkut, terus saat ditarik korban malah tercebur ke sungai dengan kedalaman 3 meter,” katanya, Ahad (30/6/2024).

Sempat ada pertolongan dari kedua temennya. Namun karena kondisi tidak memungkinkan, tubuh Hasan terseret hingga sekira 300 meter, akhirnya teman korban menepi di pinggiran sungai, untuk menyelamatkan dirinya masing-masing.

Baca Juga :  Jelang 2022, Meski Hujan Spot Baru Pantai Karanghawu Sukabumi Ramai Wisatawan, Tapi...

“Akhirnya korban tenggelam sekitar pukul 18.45 WIB dan ditemukan sekitar pukul 20.30 WIB, mengambang di sekitar TKP. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Berita Terkait

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi
4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?
5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:56 WIB

Awal Ramadhan, demo ribuan buruh PT Muara Tunggal Cibadak Sukabumi

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:26 WIB

4,9 km dari 13,7 km Jalan Tol Bocimi Seksi 3, difungsikan gratis buat mudik Lebaran, sampai mana?

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Berita Terbaru

Ilustrasi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi - sukabumiheadline.com

Jawa Barat

Kalau masih ada maling motor, KDM: Gubernur gagal

Kamis, 19 Feb 2026 - 03:30 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131