Rutin, Jalan Kabupaten di Bojonggenteng Sukabumi Ditutupi Sampah

- Redaksi

Minggu, 12 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampah meluap ke Jalan Kabupaten di Bojonggenteng, Sukabumi. l Istimewa

Sampah meluap ke Jalan Kabupaten di Bojonggenteng, Sukabumi. l Istimewa

sukabumiheadline.com l BOJONGGENTENG – Bencana tanah longsor dan tumpukan sampah terjadi di Kampung Pabangbon RT 05/01, Desa Cibodas, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (12/3/2023) sore.

Peristiwa bencana alam tersebut terjadi sekira pukul 16.00 WIB, usai wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang.

Beruntung, dalam bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa. Namun, akibat diguyur hujan deras disertai angin kencang, tumpukan sampah meluap dan menutupi saluran air hingga ke Jalan Kabupaten.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajer Pusat Pengendalian dan operasi (Pusdalops) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Entis Daeng Sutisna mengatakan, dampak dari adanya tersebut akses jalan yang menghubungkan Parungkuda dengan Kalapanunggal itu hingga menjelang malam belum bisa dilalui kendaraan denagn normal.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), kondisi jalan sedikit licin dan juga dipenuhi sampah dan bebatuan yang berserakan.

Tumpahan sampah juga mengalir hingga ke area persawahan milik warga yang berada di bawah tebing jalan. Akibatnya, tanaman padi milik warga terancam mengalami gagal panen.

“Juga sebagian sawah warga terancam mengalami gagal panen karena longsoran dari tebing,” ungkapnya.

Masih kata Entis, kondisi di lapangan saat menerima laporan, P2BK sudah berkoordinasi dengan warga setempat dan Pemerintah Desa Cibodas untuk upaya penanganan sementara.

“Tadi juga petugas di lapangan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap berhati hati dan waspada,” jelasnya.

“Berdasarkan laporan kebutuhan mendesak untuk upaya penanganan selanjutnya bronjong dan batu untuk perbaikan tebing yang longsor,” tandasnya.

Untuk informasi, ruas jalan di titik terjadinya bencana tersebut sudah lama mengalami kerusakan sangat parah, di mana aspal mengelupas dan hanya menyisakan bebatuan dan kerikil.

Selain itu, setiap kali hujan mengguyur dengan deras, sampah dan tanah dari tebing juga kerap menutupi hingga ke badan jalan.

Berita Terkait

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi
Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:00 WIB

UI beri bantuan untuk pemulihan sosial dan lingkungan di Sukabumi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Berita Terbaru