Sudah Dua Tahun, Sisa Pohon Tumbang di Trotoar Jalan Palabuhanratu Sukabumi

- Redaksi

Senin, 6 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bongkahan akar pohon melintang di trotoar jalan Jend. l Andika Putra

Bongkahan akar pohon melintang di trotoar jalan Jend. l Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Sejumlah warga yang melintas di atas trotoar Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengeluhkan bongkahan akar dan batang bagian bawah pohon kiara yang tumbang pada 2018 lalu.

Hingga saat ini sisa akar pohon tersebut dibiarkan begitu saja, atau belum dievakuasi yang imbasnya membuat para pejalan kaki yang melintasinya menjadi terhalang.

Salman Dermawan (22), salah seorang pejalan kaki mengeluhkan kondisi tersebut karena sudah dua tahun dibiarkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat mengganggu dan menghalangi hak kami sebagai pejalan kaki. Apalagi itu sudah dua tahun begitu,” ujar Salman kepada sukabumiheadlines.com, Ahad (5/9/2021).

Senada dengan Salman, Rusmiyani (52), juga pengguna trotoar di Jalan Jenderal Ahmad Yani berharap agar bongkahan pohon tersebut segera dievakuasi agar mudah untuk dilewati.

Bahkan, tanpa sisa bongkahan akar pohon pun, sebut Rusmiyani, di atas trotoar tersebut sudah banyak pedagang kaki lima.

“Harapan saya, terkait bongkahan akar pohon tersebut, segera dievakuasi dari trotoar. Sebagai pengguna trotoar, kita terhalang oleh akar pohon yang tinggi. Kadang kita terpaksa harus melalui badan jalan dulu,” kesal Rusmiyani.

Berita Terkait

Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!
Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta
Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat
Duh, 20 pelajar SMAN 1 Cicurug Sukabumi diminta mengundurkan diri
Kisah Adang, sopir angkot era 7 presiden asal Sukabumi terdesak digitalisasi transportasi publik
BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan
Tabrakan beruntun di Cibadak Sukabumi, lebih dari Rp50 juta melayang
Innalillahi, pria asal Cicurug Sukabumi jadi korban tabrakan maut

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:53 WIB

Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

Kisah Faisal, penyandang tuli asal Sukabumi gigih mencari kerja hingga ke Jakarta

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: KUA-PPAS 2027 hingga Perda ketertiban masyarakat

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:21 WIB

Duh, 20 pelajar SMAN 1 Cicurug Sukabumi diminta mengundurkan diri

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:37 WIB

Kisah Adang, sopir angkot era 7 presiden asal Sukabumi terdesak digitalisasi transportasi publik

Berita Terbaru