Sulit Ditaklukan Majapahit, Meski Kecil Pajajaran Bukan Kerajaan Lemah

- Redaksi

Sabtu, 17 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tragedi Perang Bubat. l Istimewa

Ilustrasi tragedi Perang Bubat. l Istimewa

sukabumiheadline.com – Kerajaan Pajajaran dikenal juga dengan nama lain yakni, Kerajaan Sunda atau Negeri Sunda atau disebut Pasundan.

Letak kerajaan ini di masa lampau bukanlah terletak di Bandung yang kini menjadi Ibu Kota Jawa Barat, melainkan di Pakuan atau saat ini Bogor.

Tapi harus diketahui, Bukanya Majapahit tidak pernah menyerang Pajajaran tapi dari catatan sejarah Majapahit pernah berusaha menyerang Pajajaran. Alasan Majapahit tidak menyerang langsung Pajajaran akan dijelaskan di akhir tulisan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi perang ini dikenal di kalangan sejarawan adalah tragedi perang Bubat yang sampai saat ini menjadi catatan hitam hubungan Majapahit dan Pajajaran.

Kedua kerajaan yang pernah berjaya di Nusantara ini pernah bertarung karena ambisi Gajah Mada. Sejak saat itu, pengaruh Majapahit kian meredup, sementara Pajajaran kian berkembang.

Meskipun keruntuhan Majapahit tidak ada hubungan secara langsung dengan gagalnya mereka menaklukan Pajajaran, tapi beberapa catatan sejarah menyebutkan usai Perang Bubat, di mana Raja Sunda dijebak, Majapahit kian terpuruk.

Dyah Pitaloka Citraresmi. l Istimewa
Dyah Pitaloka Citraresmi. l Istimewa

Raja Majapahit murka kepada Mahapatih Gajah Mada karena dianggap sembrono telah membunuh Raja Sunda, Prabu Linggabuana, sehingga membuat putri Raja Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi memilih bunuh diri, ketimbang diperbudak Raja Jawa. Baca lengkap: Pemicu Perang Bubat dan Perselisihan Sunda-Jawa, Kecantikan Dyah Pitaloka Citraresmi Disebut Cocok Jadi Artis

Baca Juga :  Kisah Hayam Wuruk luntang-lantung usai gagal nikahi Putri Raja Sunda Dyah Pitaloka Citraresmi

Padahal, kekuatan Kerajaan Majapahit ketika itu diakui seantero dunia. Bahkan, kekaisaran China pun segan terhadap Majapahit.

Sejak saat itu, hubungan Majapahit dengan Pajajaran pun renggang, sehingga keluar titah dari Raja Sunda terkait larangan menikahi pria atau wanita Jawa. Baca lengkap: Mengingat Kembali Hubungan Baik Kerajaan Sunda dengan Sriwijaya dan Majapahit

Pajajaran Ditaklukan Sesama Kerajaan Sunda

Siapa yang tidak mengenal Mahapatih Gajah Mada, tapi anehnya meskipun Pajajaran tidak bisa ditaklukan oleh Majapahit, tapi Pajajaran hilang setelah diserang oleh Kesultanan Banten.

Inilah penyebab utama runtuhnya Kerajaan Pajajaran, akibat adanya serangan dari kerajaan Sunda yang lainnya, yaitu Kesultanan Banten. Baca lengkap: Ketika Raja Sunda Ditaklukkan Raja Sunda, Kisah Lengkap Pajajaran Runtuh

Kembali keruntuhannya Pajajaran, hal ini dikarenakan dorongan Kesultanan Banten untuk menyerang Kerajaan Pajajaran adalah karena lokasinya yang berbatasan langsung dengan wilayah Kerajaan Pajajaran.

Di mana keduanya memiliki perbedaan pandangan serta kepercayaan, sehingga terjadi penyerbuan oleh kesultanan Banten terhadap Pajajaran dan membuat kerajaan ini takluk terhadap Kesultanan Banten.

Sulit Ditaklukan Majapahit, Gajah Mada Enggan Menyerang Secara Militer

Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan yang pernah berdiri pada abad ke-13 hingga abad ke-16. Namun, ada juga yang menuliskan berdiri pada abad ke-14 hingga abad ke-15.

Kerajaan Majapahit terletak dan berpusat di Jawa Timur, dan dianggap sebagai salah satu kerajaan terbesar di wilayah Asia Tenggara pada masa lalu.

Baca Juga :  Citarum, Sungai yang Membelah Dua Kerajaan di Tatar Pasundan Mengalir dari Gunung Wayang

Dalam catatan sejarah, Majapahit hampir menguasai seluruh Nusantara pada masa itu. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya pada tahun 1293, yang merupakan menantu dari Kertanegara, raja terakhir Singasari.

Konon, kekuasaan kerajaan Majapahit membentang begitu luas, namanya disegani berbagai kerajaan di Asia.

Namun meski berhasil mempersatukan wilayah Nusantara, Majapahit tidak bisa menguasai Pajajaran atau Sunda yang lebih kecil. Hal itu karena meskipun kecil, Kerajaan Sunda bukanlah kerajaan yang lemah.

Suasana Pakuan Pajajaran, Ibu Kota Kerajaan Sunda. l @ainusantara
Suasana Pakuan Pajajaran, Ibu Kota Kerajaan Sunda. l @ainusantara

Ibu Kota Kerajaan Sunda, yakni Pakuan terlindung oleh lereng terjal pada ketiga sisinya, namun di sisi tenggara kota berbatasan dengan tanah datar dan terdapat benteng (kuta) yang paling besar, pada bagian luar benteng terdapat parit yang merupakan bentuk negatif dari benteng tersebut.

Baca Juga:

Struktur Ibu Kota Pajajaran diperkuat oleh sungai alam, parit kecil yang melewati bagian barat keraton, dan benteng buatan di selatan.

Wilayah Sunda, khususnya Kerajaan Sunda merupakan wilayah yang unik bagi Majapahit. Namun, Mahapatih Gajah Mada enggan untuk menyerang langsung Pajajaran secara militer.

Baca lengkap kisahnya: Raja Sunda Dijebak, Ini Alasan Gajah Mada Enggan Menyerang Langsung Pajajaran Secara Militer

Berita Terkait

Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual
Hak dan kewajiban ibu tiri menurut Islam, hikmah dari tragedi Nizam asal Sukabumi
Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan
1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah
14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I
28 stasiun radio di Sukabumi dan sejarah 13 Februari Hari Radio Sedunia
Sampai kapan orang yang baru memeluk Islam menyandang sebutan mualaf?
Harimau Sunda dan Kontinental: Mengapa hanya dua subspesies maung di dunia?

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 23:55 WIB

Sepak terjang dan profil Suster Ika: Biarawati amankan 13 wanita Jawa Barat dari eksploitasi seksual

Senin, 23 Februari 2026 - 00:57 WIB

Hak dan kewajiban ibu tiri menurut Islam, hikmah dari tragedi Nizam asal Sukabumi

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:04 WIB

Kathellen Sousa, rekan Cristiano Ronaldo mualaf jelang Ramadhan

Kamis, 19 Februari 2026 - 04:21 WIB

1 Ramadhan: PERSIS gunakan Imkanur Rukyat, membanding dengan NU dan Muhammadiyah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 04:00 WIB

14 Februari dan Hari Valentine menurut media AS: Ditetapkan gereja, Paus Gelasius I

Berita Terbaru

Ilustrasi khasiat mengonsumsi dan kandungan gizi ikan sapu sapu - sukabumiheadline..com

Kesehatan

Khasiat dan kandungan gizi ikan sapu sapu, sering dianggap hama

Minggu, 1 Mar 2026 - 01:15 WIB

Internasional

Balas AS-Israel, Iran ngamuk bombardir Kuwait, UEA, Arab Saudi

Sabtu, 28 Feb 2026 - 20:07 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131