Tak Pakai Masker Dagangan Disita, Pengakuan Penjual Gula Aren Keliling di Sukabumi

- Redaksi

Minggu, 8 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mak Iyom Warga Kedusunan Manggis, Kecamatan Cicantayan. l Andika Putra

Mak Iyom Warga Kedusunan Manggis, Kecamatan Cicantayan. l Andika Putra

sukabumiheadline.com l Mak Iyom, penjual gula aren keliling yang viral di media sosial karena dagangannya disebut-sebut disita petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), membenarkan kejadian tersebut saat ditemui wartawan ke kediamannya.

Wanita tua berusia 55 tahun tersebut adalah warga Kedusunan Manggis, Desa Cimanggis, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Iya benar. Kejadiannya di Jalan Cagak Kampung Cibiru, hanya kejadiannya udah lama. Hari Rabu seminggu sebelum bulan puasa (2021-red),” ujar Iyom kepada sukabumiheadline.com, Jumat (6/8/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengakuan Iyom, ketika itu tidak memakai masker dan tidak membawa KTP. Akibatnya, ia terkena razia oleh petugas Satpol PP, sehingga harus merelakan barang dagangannya disita petugas.

Baca Juga :  11 WNI asal Sukabumi disekap di wilayah pemberontak Myanmar, Kemenlu minta ini

”Pakaiannya belang hijau kuning. Gula yang diambil sebanyak lima bungkus, kira-kira kalau diuangkan mah Rp100.000,” kata Mak Iyom.

Ia kemudian memilih langsung pulang, tidak melanjutkan jualannya, setelah insiden penyitaan yang disebutnya dilakukan oleh 15 orang yang semuanya menaiki sepeda motor.

“Emak mah sudah mengikhlaskan. Gak mau ketemu orang itu lagi, takut,” ujar Iyom ketika ditanya apakah mau dilaporkan kejadiannya tersebut ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Lucu, Rumpun Tiang Telepon di Jl KH Ahmad Sanusi Sukabumi Sumbat Saluran Drainase

Terkait viralnya kisah penyitaan gula aren, Mak Iyom mengakui pernah bercerita tentang kejadian itu ke beberapa langganannya, tetapi dirinya tidak menyangka akan diunggah di media sosial terkait curhatannya tersebut.

Ketika ditanya apakah kenal dengan akun pengunggah postingannya, wanita beranak dua itupun mengaku tidak mengenalnya. Ketika ditunjukan foto profil pemilik akun instagram @vera.frima pun, Iyom mengaku tidak kenal.

Diberitakan sebelumnya, pengalaman nahas Iyom diunggah oleh akun Instagram @vera.frima di instastory miliknya. Baca lengkap: Viral! Nenek Penjual Gula Aren Keliling Dagangan Disita Sebab Tak Pakai Masker di Sukabumi

Berita Terkait

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir
Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam
DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin
Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam
DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya
Kronologi bujuk rayu dai kondang di Sukabumi diduga lakukan pelecehan terhadap santriwati
Brak! Truk vs Colt Bogoran depan lapak pasir Parungkuda Sukabumi
5 rumah di Bantargadung Sukabumi rusak berat, 25 KK terdampak pergeseran tanah

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bencana pergerakan tanah Sukabumi: Puluhan rumah rusak, ratusan jiwa terusir

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:34 WIB

Hasil forensik NS Sukabumi: Hantaman benda tumpul dan trauma panas organ dalam

Selasa, 3 Maret 2026 - 19:58 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: PT PCI dan PT KKB di Cicurug tak punya Izin

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Temuan KPAI di Sukabumi, Diyah: Ayah kandung dan ibu tiri terlibat penyiksaan Nizam

Senin, 2 Maret 2026 - 20:38 WIB

DPR RI minta polisi periksa ayah kandung bocah Sukabumi tewas dianiaya

Berita Terbaru

Ilustrasi musim kemarau - sukabumiheadline.com

Sains

Kapan mulai musim kemarau 2026? Ini prediksi BMKG

Rabu, 4 Mar 2026 - 08:00 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131