Tarik Dukungan dari Timnas Israel, Mengenal Sejarah Puma

- Redaksi

Jumat, 15 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logo Puma. l Istimewa

Logo Puma. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Puma, produsen sepatu olah raga, akan mengakhiri sponsornya terhadap tim sepak bola nasional Israel tahun depan. Keputusan tersebut diklaim diambil sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober, kata juru bicara perusahaan pakaian olahraga Jerman.

Di sisi lain, sejumlah produk mengalami kerugian karena aksi terdampak aksi boikot, salah satunya Starbucks.

“Sementara dua tim nasional yang baru dikontrak – termasuk tim pernyataan baru – akan diumumkan akhir tahun ini dan pada tahun 2024, kontrak beberapa federasi seperti Serbia dan Israel akan berakhir pada tahun 2024,” kata juru bicara tersebut dalam pernyataan email, dikutip dari Reuters, Kamis (14/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan tersebut diambil pada tahun 2022 sebagai bagian dari “strategi lebih sedikit-lebih besar-lebih baik” Puma dan sejalan dengan jadwal reguler untuk merancang dan mengembangkan kaus tim, tambah juru bicara tersebut.

Financial Times pertama kali melaporkan keputusan tersebut. Gerakan Boikot, Divestasi dan Sanksi (BDS) yang dipimpin Palestina telah menyerukan boikot terhadap perusahaan pakaian olahraga tersebut sebelum serangan 7 Oktober atas sponsornya terhadap tim Israel.

Namun, seruan boikot makin kuat dan meluas ke lebih banyak perusahaan dan produk setelah serangan militer Israel di Jalur Gaza sejak serangan mematikan Hamas di Israel selatan.

Sementara itu, Starbucks Corp, merasakan dampak yang cukup signifikan dari aksi boikot produk-produk yang mendukung Israel, sebagai solidaritas terhadap Palestina.

Akibat dari aksi ini, kapitalisasi pasar Starbucks di Wall Street hilang nyaris US$12 miliar atau setara RP186,38 triliun (kurs Rp15.532) setelah saham Starbucks tercatat anjlok 1,6% pada Senin (4/12/2023), atau penurunan selama 11 sesi berturut-turut.

Ini merupakan koreksi terlama sejak IPO Starbucks di Bursa AS pada 1992. Secara total, kemerosotan saham tersebut telah menghapus 9,4% kapitalisasi pasar Starbucks, atau hampir US$12 miliar.

“Data penjualan pihak ketiga mengisyaratkan perlambatan material di Starbucks pada bulan November setelah raksasa kopi tersebut menghasilkan pertumbuhan penjualan yang kuat sebesar 8% pada kuartal fiskal keempat, tulis analis JPMorgan Chase & Co. John Ivankoe, mengutip Bloomberg, Kamis (7/12/2023).

Ivankoe menurunkan perkiraan penjualan kuartal pertama Starbucks di AS menjadi pertumbuhan 4% dibandingkan periode tahun lalu, untuk mencerminkan promosi liburan Natal yang mungkin kurang berhasil dibandingkan acara Pumpkin Spice Latte musim gugur.

Dia memperkirakan lonjakan 6% dalam penjualan toko domestik yang sama secara triwulanan. Saham Starbucks sempat menguat pada paruh pertama bulan November, setelah perusahaan kopi tersebut melaporkan hasil kuartalan yang melampaui ekspektasi dan memberikan prospek penjualan yang lebih baik dari yang dikhawatirkan untuk tahun fiskal 2024.

Namun saham tersebut telah jatuh selama dua minggu terakhir di tengah kekhawatiran tentang data pertumbuhan ekonomi China yang lambat dan tren penjualan, kata Ivankoe, yang memberikan peringkat overweight pada saham Starbucks.

Analis Wedbush Securities Inc., Nick Setyan mengatakan para investor khawatir bahwa penjualan serupa di AS mungkin jauh dari ekspektasi konsensus pada kuartal saat ini karena data kartu kredit telah mengisyaratkan perlambatan selama sekitar tiga minggu terakhir.

Setyan menyematkan peringkat netral terhadap saham Starbucks. Ia menyebut saham tersebut sebagai salah satu yang paling sensitif terhadap tanda-tanda kelemahan konsumen.

Sejarah Pendirian Puma

Puma adalah perusahaan internasional yang memproduksi sepatu olahraga serta perlengkapan olahraga lainnya. Perusahaan ini berbasis di Jerman, dan didirikan oleh Rudolf Dassler.

Rudolf sendiri merupakan kakak dari Adolf Dassler, pendiri Adidas. Rudolf sendiri mendirikan Puma pada 1924, berkantor pusat di Herzogenaurach, Jerman.

Perusahaan yang memiliki hampir 7 ribu karyawan ini dikenal dalam dunia sepak bola karena menjadi sponsor pemain sepak bola terkenal seperti Pelé, Eusébio, Johan Cruijff, Enzo Francescoli, Diego Maradona, Didier Deschamps, Lothar Matthäus, Kenny Dalglish, Neymar, Luis Suárez, Marco Reus, Sergio Agüero, Antoine Griezmann, dan Robert Pirès.

Serta Klub sepak bola seperti AC Milan, Borussia Dortmund, PSV Eindhoven dan Manchester City. Dan sepak bola negara seperti Egypt, Ghana, Italia, Senegal, Swiss, dan Uruguay.

Bahkan, salah satunya juga ada yang di desain khusus untuk atlit motocross Travis Pastrana Puma 199 Amerika Serikat. Sedangkan, Puma terkenal dengan sepatu bola basket kulitnya yang diperkenalkan pada tahun 1968.

Selain sepatu olahraga, Puma juga memproduksi sepatu dan pakaian olahraga yang dirancang oleh perancang busana seperti Lamine Kouyate dan Amy Garbers. Sejak tahun 1996, Puma meningkatkan aktivitasnya di Amerika Serikat, seperti dengan pembelian 25% saham Logo Athletic. Pada tahun 2007, Puma menjadi anak perusahaan dari PPR, sebuah perusahaan holding Prancis.

Berita Terkait

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis
Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, DPR: TNI/Polri bukan aparat penegak pajak
Program Kompor Listrik Gratis mulai uji coba, dibagikan tahun depan
Jumlah kursi dikurangi, naik KA Pangrango Bogor-Sukabumi makin nyaman
KAI bangun KRL Sukabumi untuk dukung pembangunan Disneyland
Nomor 5 mualaf asal Sukabumi, ini daftar raja minimarket Indonesia
TNI dan polisi dilibatkan tagih pajak ke warga
Jadi “buronan” SPBU seluruh Indonesia, ini spesifikasi Suzuki Thunder

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:42 WIB

Harga plastik tak kunjung turun, pelaku UMKM Sukabumi menangis

Jumat, 31 Juli 2026 - 03:32 WIB

Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, DPR: TNI/Polri bukan aparat penegak pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08 WIB

Program Kompor Listrik Gratis mulai uji coba, dibagikan tahun depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:19 WIB

Jumlah kursi dikurangi, naik KA Pangrango Bogor-Sukabumi makin nyaman

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:02 WIB

KAI bangun KRL Sukabumi untuk dukung pembangunan Disneyland

Berita Terbaru

PM Israel, Benjamin Netanyahu - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Internasional

PM Israel serahkan urusan Iran ke AS

Jumat, 31 Jul 2026 - 02:47 WIB

Gaya busana era 80an hingga 90an - Ist

Trend

Intip 5 tren gaya busana anak muda Sukabumi era 80-90an

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:32 WIB