Termasuk Sukabumi, ini tiga geopark di Indonesia peraih Green Card UNESCO

- Redaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rinjani UGGP - Ist

Rinjani UGGP - Ist

sukabumiheadline.com – Tiga geopark di Indonesia meraih status Green Card alias kartu hijau dari UNESCO. Ketiga geopark tersebut yaitu Rinjani UGGp (UNESCO Global Geopark), Toba Caldera UGGp, dan Ciletuh – Pelabuhanratu UGGp di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam keterangan persnya, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) Ananto Kusuma Seta, Kamis (30/4/2026), menilai Indonesia yang memiliki jumlah UGGp terbanyak ketiga di dunia, mampu menjaga dan mengelola untuk pembangunan berkelanjutan.

“Selamat dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu keberhasilan membanggakan ini,” kata Ananto Kusuma.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu - sukabumiheadline.com
Geopark Ciletuh-Palabuhanratu – sukabumiheadline.com

Untuk diketahui, UGGp merupakan kawasan geografis tunggal dan terpadu, di mana situs dan lanskap yang dengan signifikansi geologis internasional dikelola melalui konsep holistik, tentang perlindungan, pendidikan, dan pembangunan berkelanjutan.

Green Card tersebut diberikan UNESCO sebagai pengakuan atas kinerja berkelanjutan UGGp dalam melindungi warisan alam. Selain itu, bertujuan mendukung pembangunan berkelanjutan di komunitas lokal sekitar kawasan.

Sertifikat kartu hijau ini diterima oleh Muhamad Oemar, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh untuk Prancis, Andorra, Monako serta Delegasi Tetap Republik Indonesia untuk UNESCO.

Toba Caldera UGGP - Ist
Toba Caldera UGGP – Ist

Sementara itu, UNESCO Chief of the Section for Earth Sciences and Geoparks Kristof Vandenberghe mengungkap apresiasi dan tantangan utama jaringan UGGp.

“Tantangan utama yang dilaporkan oleh para Geopark adalah pendanaan dan keberlanjutan finansial, kapasitas sumber daya manusia, akses terhadap keahlian dan kolaborasi internasional, kapasitas pendidikan dan penjangkauan publik, kapasitas pemerintah dan kelembagaan serta infrastruktur dan aksesibilitas,” ungkapnya.

Untuk itu, ia menyatakan kesiapan UNESCO mendukung pengembangan UGGp secara berkelanjutan, mencakup: pelatihan dan peningkatan kapasitas, fasilitas kolaborasi internasional, akses terhadap sumber pendanaan, panduan dan peralatan operasional, serta visibilitas dan advokasi yang lebih kuat bagi seluruh anggota jaringan global.

Berita Terkait

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah
Libur telah tiba! 5+5 tempat wisata di Sukabumi cocok dikunjungi musim kemarau
Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun
Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat
Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips
KDM: Wisata alam harusnya gratis
Pilung Girijaya Cidahu Sukabumi sajikan keindahan alam, camping ground dan wisata religi
Daftar desa wisata di Sukabumi yang menarik dikunjungi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:07 WIB

Termasuk Sukabumi, ini tiga geopark di Indonesia peraih Green Card UNESCO

Minggu, 26 April 2026 - 03:00 WIB

Minat wisatawan asing kemping di Sukabumi sangat rendah

Jumat, 20 Maret 2026 - 11:00 WIB

Libur telah tiba! 5+5 tempat wisata di Sukabumi cocok dikunjungi musim kemarau

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:25 WIB

Tingkat penghunian kamar hotel di Sukabumi Februari 2026 turun

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Foto-foto penampakan kebun kurma Sukabumi berbuah lebat

Berita Terbaru