sukabumiheadline.com – Badan Dunia untuk Makanan dan Agrikultur, Food And Agriculture Organization (FAO) merilis produksi beras negara-negara di kawasan Asia Tenggara.
Dalam keterangannya dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (11/7/2026), data FAO mencatat Indonesia menjadi negara dengan produksi beras tertinggi di kawasan tersebut, pada 2026, berikut rinciannya:
- Indonesia: 38,6 juta ton
- Vietnam: 28,4 juta ton
- Thailand: 21,8 juta ton
- Myanmar: 16,7 juta ton
- Filipina: 12,2 juta ton
- Kamboja: 8,6 juta ton
Produksi beras Jawa Barat 2026
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, untuk Jawa Barat dan Kabupaten Sukabumi, tidak tersedia data produksi beras. Namun, menurut Kementerian Pertanian (Kementan) RI, 1 ton padi (gabah) menghasilkan sekira 500 kg hingga 620 kg beras.
Melansir data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat, potensi produksi padi pada periode Januari–Maret 2026 diperkirakan mencapai 2,48 juta ton.
Jika diasumsikan 1 ton padi menghasilkan 500 kg beras, maka produksi beras dari Jawa Barat sekira 1,24 juta ton.
Meskipun sempat dihadapkan pada tantangan banjir di beberapa wilayah, total produksi padi Jawa Barat tercatat mampu menembus angka 3,5 juta ton (sekira 1,75 juta ton beras) pada awal tahun, menjadikannya salah satu provinsi dengan hasil panen tertinggi secara nasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menargetkan produksi padi sepanjang 2026 agar tetap melebihi capaian tahun sebelumnya guna mendukung target swasembada nasional.
Untuk mengantisipasi ancaman musim kemarau ekstrem, Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah telah menyalurkan berbagai bantuan, termasuk alokasi benih padi hibrida untuk lahan seluas 21.825 hektar.
Produksi beras Kabupaten Sukabumi

Sementara itu, mengutip data Luas Panen, Produktivitas, dan Produksi Padi Menurut Kecamatan di Kabupaten Sukabumi, 2025 Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, pada Badan Pusat Statistik (BPS), berikut adalah top 10 kecamatan yang jadi lumbung padi, dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (11/7/2026).
- Surade: 64.323 ton
- Ciemas: 61.910 ton
- Jampang Tengah: 44.042 ton
- Tegalbuleud: 42.150 ton
- Ciracap: 40.430 ton
- Jampang Kulon: 30.275 ton
- Pabuaran: 29.320 ton
- Cibitung: 28.481 ton
- Purabaya: 28.443 ton
- Nyalindung: 28.023 ton
Sementara itu, berikut adalah produksi padi dari kecamatan lainnya, tanpa Cikembar yang tidak ada data tersedia:
- Cimanggu: 26.239 ton
- Kalibunder: 26.918 ton
- Curugkembar: 25.867 ton
- Waluran: 25.222 ton
- Warungkiara: 25.000 ton
- Gegerbitung: 22.669 ton
- Sagaranten: 21.863 ton
- Cikidang: 21.579 ton
- Sukaraja: 21.471 ton
- Nagrak: 20.765 ton
- Cikakak: 18.473 ton
- Caringin: 17.544 ton
- Kadudampit 17.224 ton
- Cisaat: 16.750 ton
- Palabuhanratu: 16.108 ton
- Cireunghas: 15.803 ton
- Kabandungan: 15.317 ton
- Cidadap: 15.014 ton
- Lengkong: 14.871 ton
- Cidolog: 14.579 ton
- Cidahu: 13.987 ton
- Bantargadung: 13.390 ton
- Sukalarang: 11.581 ton
- Kebonpedes: 11.479 ton
- Cicantayan: 10.822 ton
- Cibadak: 10.679 ton
- Simpenan: 10.658 ton
- Gunungguruh: 10.337 ton
- Kalapanunggal: 9.712 ton
- Parakansalak: 9.390 ton
- Parungkuda: 8.656 ton
- Sukabumi: 8.357 ton
- Cicurug: 7.639 ton
- Bojonggenteng: 6.232 ton
- Ciambar: 5.333 ton
Bedasarkan data di atas, produksi padi dari Kabupaten Sukabumi total sekira 999.508 ton dalam setahun, 2025.
Jika diasumsikan 1 ton padi menghasilkan 500 kg beras, maka produksi beras dari Kabupaten Sukabumi sekira 499.754 ton.









