Usaha Kue, Omset Guru Honorer di Sukabumi Ini Bisa Mencapai Rp3 Juta per Minggu

- Redaksi

Sabtu, 6 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kue kreasi Deuis Sintawati. l Istimewa

Kue kreasi Deuis Sintawati. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CIKIDANG – Hidangan penutup atau dessert adalah bagian hidangan yang pada umumnya disajikan pada akhir makan malam, biasanya terdiri atas makanan yang manis walaupun kadang-kadang berupa makanan yang memiliki rasa yang kuat seperti keju.

Dapoer Diz, usaha aneka kue dan roti milik Deuis Sintawati (30) yang berlokasi di Jl. Cikidang, Kampung Cipetir, Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.Sebelum usaha sekarang, Deuis adalah sebagai guru honorer di salah satu sekolah swasta, sudah dua bulan ia resign karena memiliki anak yang masih kecil akhirnya ia memutuskan untuk memilih usaha jualan kue pesanan.

Tidak hanya makanan penutup (dessert) yang dibuat olehnya, Dapoer Diz juga menawarkan pembuatan birthday cake, roti, pastry, cookies, dan snack box.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deuis meracik semua pembuatan dengan racikannya sendiri, hingga menemukan adonan rasa agar tidak mengecewakan para pelanggan. Tidak hanya itu, ia pun menjual dengan harga yang terjangkau bahkan banyak pelanggan yang selalu repeat order.

Berawal dengan alat sederhana dan seadanya serta modal awal hanya Rp350 ribu, juga mengikuti baking class sekarang usahanya bisa membantu perekonomian keluarga.

“Dapoer Diz itu adalah usaha rumahan yang sudah berdiri 4 tahun, awalnya sih dengan alat sederhana dan modal hanya Rp350 ribu, tapi sekarang alhamdulillah bisa membantu perekonomian keluarga juga apalagi dimasa pandemi seperti ini,” ungkap Deuis kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (6/10/2021).

Deuis mengungkapkan, setiap hari banyak orderan masuk. Dua varian yang paling disukai pelanggannya, adalah Dessert Milk Bath Cake sama Birthday Cake.

Omset yang didapatkan oleh Deuis dari penjualan kue terbilang besar. Jika sedang ramai, omsetnya bisa mencapai Rp3 juta per minggu.

“Iya alhamdulillah omsetnya Rp3 juta kalo lagi rame pesanan, kalo lagi gak rame paling Rp 1 juta seminggu tuh, walaupun belum stabil tapi bisa membeli kebutuhan keluarga sehari-hari apalagi sekarang saya punya dede kecil jadi pasti banyak kebutuhan yang harus dicukupi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini
Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total
Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi
Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa
Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar
Pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2026, ini persyaratan, jadwal dan cara daftarnya
18 kecamatan penghasil kapulaga di Sukabumi, kenali manfaat dan cara konsumsi
BGN: Tak ada batas usia maksimum untuk kerja di Dapur MBG

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:47 WIB

Loker KAI Properti untuk penjaga pintu perlintasan, minimal SMA/SMK daftar online di sini

Kamis, 14 Mei 2026 - 17:51 WIB

Pengkaji Batik: Kada harus paham budaya dan dinamika industri lokal Sukabumi

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:44 WIB

Pemerintah Prabowo-Gibran cetak sejarah, nilai tukar Rupiah Rp17.500 terhadap Dolar

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:58 WIB

Pemilihan Pemuda Pelopor Jawa Barat 2026, ini persyaratan, jadwal dan cara daftarnya

Berita Terbaru

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta - Suzuki

Otomotif

Suzuki Cool Biao 150, motor retro dijual cuma Rp22 juta

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:26 WIB

Ilustrasi sampah menumpuk dipinggir jalan - sukabumiheadline.com

Lingkungan

Kabupaten Sukabumi hasilkan 35.718 ton sampah per hari

Jumat, 15 Mei 2026 - 01:48 WIB