Viral! Renovasi Alun Alun Palabuhanratu Sukabumi Dikritik Netizen

- Redaksi

Selasa, 10 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Postingan Hamzah Fansori di Madia Sosial Facebook I Hamzah Fansuri

Postingan Hamzah Fansori di Madia Sosial Facebook I Hamzah Fansuri

SUKABUMIHEADLINE.com l Seorang netizen menyampaikan kritikan dan pertanyaan kepada pemerintah soal renovasi alun alun Palabuhanratu di media sosial Facebook.

Dalam postingan yang diunggah Hamzah Fansuri pada Senin (1/8/2021) itu. Dia menulis agar di masa vandemi pemerintah tidak menghambur hamburkan uang dengan adanya renovasi alun alun Pelabuhanratu.

Rek di kumaha keun deui ieu Alun2 Palabuhanratu? (Mau diapakan lagi ini alun-alun Palabuhanratu?,” tulis Hamzah diakun Facebook nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian ia juga menulis, “Itu sebagian pertanyaan warga sekitar Alun2.

Di masa krisis covid-19 penting untuk tidak menghambur-hamburkan uang.

Menurut Saya dan sebagian Masyarakat, dan warga Yg Rutinitas sehari-hari olahraga pagi Ini di Alun2 Palabuhanratu. Ini termasuk menghambur-hamburkan Uang.

Padahal Fasilitas Area Alun2 Palabuhanratu masih Kelihatannya Baik Dn Bagus. Kecuali WC atu Toilet Umum yang sampai saat ini tidak terawat dan tidak fungsikan sampai sekarang.

“Padahal ada yang lebih penting daripada itu,” katanya.

Yth. Pak Pejabat atu pak dewan,🙏🏻 sebaiknya uang tersebut diberikan kepada orang tak mampu,Memberi sumbangan pada fakir miskin, anak yatim, Jompo dhuafa dll…Apalagi Masa Pandemi Coronavirus 19.

Padahalmah Masjid Agung Palabuhanratu kab. Sukabumi SUdh 20 Tahun sampai saat Ini Belum ada Perbaikan spt. Pengecatan munara, belum Punya Fasilitas Lampu Mimbar, Lampu hias atu lampu gantung ruang Utama Masjid lantai 2, bahkan Nama Masjid Agung yg SUdh rusak., jg blm ada pelebaran Area Lahan parkir Masjid agar Terata dgn Rapi.

Apalagi Masjid Agung Blm punya Mobil AMBULANCE untuk kepentingan Masyarakat Darurat atau Mengantarkan ke Rsud atu Mengantarkan Jenazah ,sampai²menyewa Mobil touring. Miris Masjid Agung pal.ratu sbg Masjid Kabupaten Sukabumi. Kurangnya Perhatian pemerintahan.

#CuitanMarbotMasjidTukangDorongKerandaJenazah

Postingan tersebut mendapat banyak sejumlah komentar yang menyayangkan adanya renovasi alun-alun tersebut.

Seperti halnya yang disampikan akun Tiffanny Eka Putri, “Td lewat baru mikir gini.. Pdhl klo yg bagus mah udah we, cuma betulin aja yg rusaknya. Da keliatannya sebagian besar masih bagus kecuali wc nya,” tulisnya.

Kemudian juga komentar Rindu Sri Mulyani, yang menyebut “Masih bagus alun” MH…..alokasikan bwt ambulan masjid agung sy setuju kang haji.”

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi terkait renovasi alun alun Pelabuhanratu tersebut.

Berita Terkait

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN
12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu
Wafa dan Kania, dua perempuan pelajar Sukabumi tewas tenggelam di pantai
Mahasiswa KKN keluhkan jalan hancur di Cibitung Sukabumi
Pacaran sama maling asal Medan, Wanita Sukabumi dianiaya dan diintimidasi hingga trauma

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:58 WIB

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:20 WIB

Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:37 WIB

Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:42 WIB

12 anak di bawah umur di Sukabumi dicabuli lansia 72 tahun, imbalan Rp2 ribu

Berita Terbaru

Serba bambu, peneliti ITB kembangkan rumah bambu modular tahan gempa bumi - ITB

Teknologi

Peneliti ITB kembangkan rumah bambu interlock tahan gempa bumi

Minggu, 26 Jul 2026 - 17:37 WIB

Ilustrasi seorang warga miskin menjadi terdakwa di pengadilan - sukabumiheadline.com

Hukum

Hukum di Indonesia seperti golok, Mantan Ketua MK: Suram

Minggu, 26 Jul 2026 - 03:40 WIB

Sukabumi

Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes

Sabtu, 25 Jul 2026 - 19:58 WIB