Wanti-wanti Sekda Kabupaten Sukabumi ke korban bencana: Huntap jangan diperjualbelikan

- Redaksi

Kamis, 15 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman (berpeci) - Budiyanto

Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman (berpeci) - Budiyanto

sukabumiheadline.com – Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman mengatakan bantuan hunian tetap (huntap) di Kampung Haji BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) yang diterima para korban terdampak bencana tidak untuk diperjualbelikan.

“Itu jangan (diperjualbelikan). Kami sudah wanti-wanti kepada para penyintas bencana,” kata Ade kepada awak media selesai peresmian huntap Kampung Haji BPKH di Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Rabu (14/8/2024).

Rekomendasi Redaksi: Miris, pelajar di Sukabumi setiap hari harus lewati jembatan miring untuk ke sekolah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah, lanjut dia, mengusahakan dan memberikan huntap kepada para penyintas bencana karena rumahnya rusak. Huntap ini sangat dibutuhkan para korban bencana untuk menggantikan rumah yang rusak.

“Kalau diperjualbelikan mereka (penyintas bencana) akan repot juga,” ujar dia.

Rekomendasi Redaksi: Korban bencana merana, Pemkab Sukabumi tinggal bayar aset PTPN, izin huntap terbit

Ade menuturkan di Kabupaten Sukabumi, para korban bencana yang membutuhkan huntap bukan hanya di Desa Kertaangsana saja. Tapi masih ada di beberapa lokasi lain di antaranya di Kecamatan Nyalindung ada di wilayah Dusun Ciherang, Desa Cijangkar.

Di wilayah Kecamatan Palabuhanratu ada di Kampung Nyalindung, Desa Pasirsuren, juga di Dusun Suradita, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung.

Rekomendasi Redaksi: Menanti realisasi huntap, Ikatan Korban Bencana Sukabumi gelar Isthigosah dan doa bersama

Hamdallah, 129 huntap Kampung Haji BPKH untuk korban bencana di Sukabumi diresmikan
Hamdallah, 129 huntap Kampung Haji BPKH untuk korban bencana di Sukabumi diresmikan – Budiyanto

“Masih ada beberapa lokasi bencana yang sampai saat ini belum berwujud huntapnya,” tutur dia.

Pada kesempatan itu, Ade, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang mewujudkan pembangunan huntap Kampung Haji BPKH bagi warga terdampak bencana gerakan tanah Kampung Gunungbatu.

“Atas nama pribadi, masyarakat, Pemkab Sukabumi mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi, terutama BPKH, DT Peduli, para kepala dinas, masyarakat, dan Dulux, sehingga pembangunan perumahan huntap bisa diresmikan dan diberikan,” ucap Ade.

Rekomendasi Redaksi: Hamdallah, 129 huntap Kampung Haji BPKH untuk korban bencana di Sukabumi diresmikan

Diberitakan sebelumnya lima tahun menanti, akhirnya hunian tetap (huntap) bagi korban bencana gerakan tanah Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, dapat dihuni.

Permukiman bagi ratusan penyintas bencana bertajuk Kampung Haji BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) berlokasi di Jalan Baru, Desa Kertaangsana diresmikan pada Rabu (14/8/2024).

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB