Warga Kesal, Jalan Berlumpur di Purabaya Sukabumi Tak Kunjung Diperbaiki

- Redaksi

Minggu, 25 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Kondisi Jalan Rusak di Kampung Ciawitali, Cicukang, Purabaya, Sukabumi | Foto: Andika Putra

Kondisi Jalan Rusak di Kampung Ciawitali, Cicukang, Purabaya, Sukabumi | Foto: Andika Putra

SUKABUMIHEADLINES.com – Miris, jalan licin dan berlumpur di Kampung Ciawitali, Desa Cicukang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum pernah diperbaiki.

Salah seorang warga, Rohma (41 tahun), mengatakan warga sekitar sudah sangat kesal dengan kondisi jalan di desa mereka dan merasa seperti dianaktirikan. Dia menyebut, sudah tiga kali ganti Kepada Desa dan mengajukan ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, tapi tak kunjung diperbaiki.

“Dari pertama jalan itu dibuat, dan saya lahir tahun 80an, sampai sekarang jalan itu belum pernah diaspal sama sekali. Pernah tiga tahun lalu jalan di tambal pake batu, tapi sekarang sudah tertutup sama tanah,” kata Rohma kepada sukabumiheadlines.com, Sabtu, 24 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau jalan dekat Kantor Desa sih sudah diaspal, mungkin supaya terlihat bagus oleh pemerintah,” kesal Rohma.

Jalan semakin licin dan susah dilewati warga saat hujan turun. Banyak kendaraan mengalami kecelakaan atau terjebak di jalan berlumpur tersebut, khususnya kendaraan roda dua.

“Dua setengah tahun lalu warga pernah berdiskusi dengan Pemkab Sukabumi, pihak terkait berjanji akan memperbaiki jalan tersebut dengan cara diaspal, tetapi sampai saat ini jalan itu masih sama, belum diperbaiki,” kata Rohma.

Rohma dan warga setempat berharap ada perhatian dari Pemerintah. “Ini kan fasilitas umum, demi kenyamanan dan keselamatan warga sini atau luar yang melewati jalan ini. Kami hanya rakyat kecil, seharusnya pemerintah jangan pilih kasih,” tutup Rohma.

Berita Terkait

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL
DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026
Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL
Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba
Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata
Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi minta PT Prosweal Indomax Parungkuda patuhi 20 poin rekomendasi
Perhutani KPH Sukabumi dan TNGHS komitmen lindungi kawasan hutan
Rania, bayi stunting di Cikidang Sukabumi akhirnya ditangani polisi

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 17:42 WIB

Bukan satu, PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lakukan pencabulan terhadap 3 siswi PKL

Rabu, 16 September 2026 - 21:37 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Oknum PNS Dishub Kabupaten Sukabumi diduga lecehkan siswi PKL

Senin, 14 September 2026 - 08:09 WIB

Kolaborasi haram dua pria Kalapanunggal dan Kabandungan Sukabumi maling domba

Sabtu, 12 September 2026 - 20:00 WIB

Infrastruktur listrik dan internet di wilayah Pajampangan Sukabumi belum merata

Berita Terbaru

Makam kuno yang diyakini sebagai makam Raden Purbaya alias Gatotkaca atau Raksabaya - Istimewa

Kultur

Menelusuri cerita Gatotkaca singgah di Purabaya Sukabumi

Kamis, 17 Sep 2026 - 15:53 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi tentang Pertanggungjawaban APBD 2024 dan Dana Cadangan Pilbup 2029 - Humas Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi setujui Perubahan APBD 2026

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:37 WIB