55 juta ekor ayam dari Sukabumi, kabupaten mana terbesar di Jawa Barat?

- Redaksi

Rabu, 10 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

55 juta ekor ayam dari Sukabumi. - Kementerian Pertanian

55 juta ekor ayam dari Sukabumi. - Kementerian Pertanian

sukabumiheadline.com – Kabupaten Sukabumi tidak hanya dikenal sebagai daerah tujuan wisata karena memiliki banyak destinasi, terutama pantai yang tidak semua daerah memilikinya.

Ternyata daerah terluas di Jawa Barat yang kini memiliki jalan tol ini, dalam proses pemekaran wilayah menjadi dua, yakni Sukabumi dan Sukabumi Utara. Dengan demikian, kelak potensi yang dimiliki kabupaten ini pun akan terbagi dua.

Untuk diketahui, luas wilayah Kabupaten Sukabumi saat ini, adalah 4.145,70 kilometer persegi. Baca lengkap: Membanding Jumlah Penduduk dan Luas Wilayah Sukabumi dan Sukabumi Utara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, ada banyak potensi unggulan dari kabupaten terluas di Provinsi Jawa Barat ini yang sangat terbuka untuk dikembangkan. Dari mulai pariwisata yang meliputi gunung, rimba, laut dan sungai yang sudah dikenal hingga ke mancanegara, lalu industri dan manufaktur, pertanian dan perkebunan, hingga perikanan dan lain sebagainya.

Selain itu, mengutip data Renstra Dinas Pertanian 2021-2026, Kabupaten Sukabumi juga memiliki potensi ternak unggulan. Dari mulai sapi, kerbau, hingga kuda.

Lantas, berapa ekor ayam yang dihasilkan dari Kabupaten Sukabumi? Berikut ulasannya.

Untuk diketahui, potensi populasi ternak di Kabupaten Sukabumi berdasarkan jenis pada 2022, adalah kerbau 7,118 ekor, ayam buras 1,676,470 ekor, sapi potong 18,774 ekor, ayam pedaging 48,434,340 ekor, sapi perah 2,075 ekor, dan ayam petelur 5,013,945 ekor.

Selanjutnya, kuda 158 ekor, itik 43,845 ekor, domba 301,122, manila 35,946 ekor, kambing 91,992 ekor, puyuh 181,233 ekor, kelinci 10,750 ekor, dan merpati 1,945 ekor.

Berdasarkan data tersedia, total ayam diternak di Kabupaten Sukabumi, adalah 55.124.175 ekor juta ekor yang terbagi dalam ayam buras, ayam petelur dan ayam pedaging.

Diberitakan sukabumiheadline.com sebelumnya, Kabupaten Sukabumi menjadi penghasil daging ayam terbesar ke-5 di Jawa Barat dengan 51.964.926 kg pada 2022. Cek 5 besar penghasil daging ayam di Jawa Barat: Sukabumi 52 Juta Kg, Ini 5 Kabupaten Penghasil Daging Ayam Terbesar di Jawa Barat

Berita Terkait

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya
Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027
Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI
PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon
50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing
Bioskop Alfamart Sukabumi resmi dibuka, punya 2 studio, cek lokasi dan harga tiket
64,2 persen! Bank Dunia: Indonesia juara 4 penduduk miskin terbanyak 2026
Segini pengeluaran perkapita warga kota/kabupaten di Jawa Barat menurut jenis kelamin, Sukabumi?

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:17 WIB

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Kamis, 10 September 2026 - 23:30 WIB

Diklaim lebih adil, pemerintah bakal beri bansos digital untuk desil 1 hingga 5 awal 2027

Rabu, 9 September 2026 - 19:04 WIB

Naik 575%, perdagangan saham NexAI milik bos Persib dihentikan BEI

Rabu, 9 September 2026 - 00:01 WIB

PLN IP PLTP Gunung Salak Sukabumi kembangkan aset karbon

Selasa, 8 September 2026 - 19:56 WIB

50 UMKM Sukabumi dibantu FEB UI perluas pasar melalui pelatihan digital marketing

Berita Terbaru

Striker Persib Bandung, Balsa Sekulic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Persija vs Persib: Maung kalah 2-1

Sabtu, 12 Sep 2026 - 17:32 WIB

Ilustrasi air minum dalam kemasan (AMDK) - sukabumiheadline.com

Bisnis

Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:17 WIB

Menara kembar WTC meledak pada peristiwa New York 11 September - Ist

Internasional

Mengenang serangan menara WTC 9/11, dan trend mualaf yang meningkat

Jumat, 11 Sep 2026 - 23:30 WIB