Ngeri, Rumah Warga Sukabumi Menggantung di Sisi Tebing

- Redaksi

Selasa, 18 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah warga Lembursitu tergerus longsor. l Istimewa

Rumah warga Lembursitu tergerus longsor. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Bencana alam berupa tanah tebing longsor akibat digerus aliran Sungai Cipelang membuat rumah salah seorang warga bernama Ahmad (60) nyaris ambruk seluruhnya ke sungai.

Diketahui musibah terjadi di Kampung Warungkalapa RT 01/01, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Nampak kondisi rumah sangat berbahaya untuk ditinggali karena bagian depannya terlihat menggantung di atas tebing setinggi 20 meter.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karenanya, kini rumah berlantai dua tersebut dikosongkan. Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, tebing tersebut kembali longsor ke aliran Sungai Cipelang pada Kamis (13/10/2022) sekitar pukul 19.00 WIB, mengakibatkan sebagian bangunan rumah hancur.

Baca Juga :  Perjuangan Lansia di Parungkuda Sukabumi Biayai 3 Anak Sekolah dari Hasil Memulung

Menurut istri Ahmad, Tati (58), longsor yang terjadi Kamis malam itu membuat dapur rumahnya ikut terbawa longsoran.

“Awalnya sedikit-sedikit longsornya, terus saat dua minggu ke belakang itu sampai ke ujung tembok depan rumah. Tadi malam tebingnya longsor lagi dan habis rumah saya,” ucap Tati, Senin (17/10/2022).

Baca Juga :  Kasihan Warga Tegalbuleud Sukabumi, Jalan Rusak Parah dan Jembatan Lapuk

Akibat musibah tersebut, Tati menyebut kerugian ditaksir sekitar Rp70 juta. Rumah tersebut tidak mungkin ditinggali lagi. Kini, Ahmad dan keluarganya terpaksa mengungsi ke rumah adiknya yang tak jauh dari rumahnya.

“Takut kalau tinggal di rumah itu lagi, ini juga memasak di dapur yang habis sebelah memaksakan. Kalau Sungai Cipelang airnya gede kita juga pergi dari sekitar sini,” ujarnya.

Berita Terkait

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB
Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara
Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang
40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi puji Program Pro Women 3
Data terbaru 10 kecamatan terluas dan tersempit di Kabupaten Sukabumi
Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 00:27 WIB

5 fakta Bojonggenteng: Kecamatan terkecil sentra industri palet kayu Sukabumi

Senin, 16 Februari 2026 - 21:14 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi beri waktu satu bulan untuk kasus tanah PT HAP dan PT PB

Senin, 16 Februari 2026 - 19:14 WIB

Aksi Marinir kepung rumah di Sukabumi hingga operasi udara

Senin, 16 Februari 2026 - 01:41 WIB

Cerita pria Bojonggenteng Sukabumi 3 tahun jadi pegawai pabrik di Osaka Jepang

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:14 WIB

40 pelajar SMP asal Sukabumi dan Cianjur diamankan karena keluyuran malam di Bandung

Berita Terbaru

Ilustrasi bus jurusan Sukabumi-Bali - sukabumiheadline.com

Wisata

Bus Sukabumi-Bali: Rute, tarif dan tips

Rabu, 18 Feb 2026 - 05:08 WIB

Ilustrasi petani melon - sukabumiheadline.com

UMKM

Daftar kecamatan penghasil melon Sukabumi

Rabu, 18 Feb 2026 - 03:38 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131