5 foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini

- Redaksi

Senin, 12 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini - Istimewa

Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini - Istimewa

sukabumiheadline.com – Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) belum tersambung sepenuhnya. Sebab masih ada ruas yang belum selesai konstruksi. Merujuk laman Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Jalan Tol Bocimi memiliki panjang total 54 km yang terbagi menjadi empat seksi.

Sejauh ini, Tol Bocimi yang telah beroperasi yakni Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km, dan Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 km.

Rekomendasi Redaksi: Profil Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Cibadak-Sukabumi Barat Dibangun di Atas 2.424 Bidang Tanah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jalan Tol Bocimi Seksi 3
Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini – sukabumiheadline.com

Sedangkan Seksi 3 Cibadak-Sukabumi Barat sepanjang 13,7 km, dan Seksi 4 Sukabumi Barat-Sukabumi Timur sepanjang 13,05 km, masih tahap persiapan konstruksi.

Salah seorang pekerja di lokasi Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, menyebut mustahil ruas Jalan Tol Bocimi Seksi 3 selesai tahun 2024.

“Oh enggak mungkin. Kita ini kerja siang malam, gak akan ngejar selesai tahun ini,” kata pria 42 tahun yang menolak disebut namanya itu, kepada sukabumiheadline.com, Ahad (11/8/2024).

Rekomendasi Redaksi: Menteri PUPR klaim mudik Lebaran 2024 Jalan Tol Bocimi Seksi 3 beroperasi, tapi faktanya?

Jalan Tol Bocimi Seksi 3
Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini – Istimewa

Dia mengungkapkan, untuk pembangunan jembatan di yang melintasi Sungai Catih di wilayah Desa Cibodas, Kecamatan Nagrak, setidaknya butuh waktu satu tahun.

“Untuk pembangunan jembatan di Cibodas saja, itu mungkin butuh satu tahun baru selesai. Untuk satu tiang jembatan aja prosesnya butuh berbulan-bulan,” kata dia.

Rekomendasi Redaksi: Jalan Tol Bocimi ubah komposisi kepemilikan, bagaimana nasib Seksi 3?

Ia memperkirakan, proses pembangunan Jalan Tol Bocimi Seksi 3 baru bisa tuntas sekira dua atau tiga tahun kemudian. “Perkiraan saya sih dua atau tiga tahun lagi baru selesai. Tergantung keuangannya juga.”

“Selain itu, secara teknis pekerjaan juga sekarang jauh lebih baik daripada Seksi 2. Mungkin belajar dari pengalaman longsor di Seksi 2 ya, baru setahun udah longsor,” pungkasnya.

Rekomendasi Redaksi: Longsor Tol Bocimi Seksi 2, Kementerian PUPR: Selesai sebelum libur Tahun Baru 2025

Jalan Tol Bocimi Seksi 3
Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini – Istimewa

Ada pun PT Trans Jabar Tol selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) Tol Bocimi membagikan informasi perkembangan pengerjaan Seksi 3 dari Parungkuda menuju Sukabumi (Cibolang).

Dikutip dari unggahan akun Instagram PT Trans Jabar Tol, saat ini progres land clearing telah mencapai 61 persen dan progres pengerjaan akses jalan kerja sebesar 82 persen.

Rekomendasi Redaksi:

Jalan Tol Bocimi Seksi 3
Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini – Waskita Karya

PT Trans Jabar Tol bersama kontraktor secara paralel juga melakukan tahap persiapan dan pemadatan tanah, serta pembangunan jembatan dan perlintasan sebidang.

Pihaknya menyebut akan mengupayakan agar ruas Tol Bocimi Seksi 3 dapat dilintasi fungsional secara parsial hingga ke Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, pada arus mudik Lebaran tahun 2025, dan beroperasi penuh pada triwulan ketiga tahun 2026.

Rekomendasi Redaksi:

Jalan Tol Bocimi Seksi 3
Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini – sukabumiheadline.com

Keberadaan ruas Tol Bocimi Seksi 3 ini diharapkan akan menjadi jalur alternatif logistik dari dan menuju ke Sukabumi, mengurangi kepadatan di jalan nasional, mempersingkat waktu tempuh menuju Sukabumi.

Kemudian, meningkatkan akses di destinasi wisata, meningkatkan daya saing Kota dan Kabupaten Sukabumi yang berujung pada pertumbuhan ekonomi yang akan dirasakan oleh masyarakat luas.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah
Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok
Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi
5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi
DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar
Sukabumi satu dari 10 daerah dengan jumlah lansia terbanyak, pengertian dan kriteria lanjut usia
Pria Gunungpuyuh dan Cikole Sukabumi jadi TO, terancam 20 tahun penjara
Program Genting: PT Astra International – BKKBN kolaborasi cegah stunting di Sukabumi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Jual jaket ojol kurang Rp30 ribu, dua pria Sukabumi saling bacok

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Penjual ratusan botol miras di Cibadak, Parungkuda, Nagrak, dan Cikembar disikat Polres Sukabumi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:00 WIB

5 wisatawan asal Bekasi tenggelam di Pantai Cibuaya Sukabumi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:00 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi minta Perumda AMTJM setor PAD Rp20 miliar

Berita Terbaru

Presiden RI, Prabowo Subianto - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Nasional

4 wamen dan 3 kepala badan baru dilantik Prabowo

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:00 WIB

Ilustrasi BJB STADION GBLA - Repro sukabumiheadline.com

Olahraga

BJB Stadion GBLA, nama baru home base Persib

Kamis, 15 Okt 2026 - 08:00 WIB