Satpam asal Palabuhanratu dibunuh anak bos, DPRD Kabupaten Sukabumi: APH harus profesional

- Redaksi

Senin, 20 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abraham Michael terduga pembunuh Septian asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi - Istimewa

Abraham Michael terduga pembunuh Septian asal Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi - Istimewa

sukabumiheadline.com – Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) bertindak profesional dalam penegakan hukum terhadap pelaku pembunuhan satpam asal Sukabumi yang terjadi di Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (17/1/2025).

Anggota DPRD Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta pelaku pembunuhan yang merupakan anak bos alias anak majikan dari korban itu dihukum setimpal.

Hamzah Gurnita juga menyampaikan ucapan terima kasih karena Polresta Bogor telah mengamankan pelaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ya saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dan juga Ketua Komisi 2, almarhum ini kan konstituen saya, saya minta kepada Polresta Bogor, kepada pak Kapolres ucapan terimakasih sudah mengamankan pelaku, sehingga proses ini bisa berjalan ke pengadilan,” kata Hamzah kepada sukabumiheadline.com, Senin (20/1/2025).

“Saya meminta ke Kejaksan Kota Bogor juga untuk menghukum pelaku sesuai dengan tindakan – tindakannya karena sudah menghilangkan nyawa seseorang, saya minta hukuman setimpal,” tegas Hamzah.

Hamzah pun nampak mendatangi rumah duka, Hamzah terlihat takziha dan juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban di Kampung Cibarengkok, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Diberitakan sebelumnya, nasib seorang satpam rumah mewah berakhir tragis. Satpam tersebut tewas diduga dibunuh anak majikan.

Peristiwa tersebut terjadi di pinggir Jalan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jumat (17/1/2025).

Satpam bernama Septian (37) tersebut meninggal dunia dengan luka di bagian dada dan kepala.

Terduga pelaku pembunuhan satpan tersebut adalah Abraham Michael, anak pemilik rumah tempat Septian bekerja.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB pagi.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang
Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil
Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi
5 tahun jadi tunawisma di Banyuwangi, Saprudin ingin pulang ke Sukabumi
5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:30 WIB

Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Dua remaja Cibadak Sukabumi tenggelam di Pantai Citepus, satu hilang

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Pria Sukabumi merampok di Tangerang ditangkap di desa terpencil

Jumat, 25 September 2026 - 21:00 WIB

Dua anggota ormas pelaku pembacokan di Sukabumi dibekuk polisi

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB