OI, Ormas Penggemar Iwan Fals Kisruh dan Berujung Lapor Polisi

- Redaksi

Jumat, 5 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Iwan Fals. l iwanfals.co.id

Iwan Fals. l iwanfals.co.id

SUKABUMIHEADLINES.com l BOGOR – Organsasi kemasyarakatan (ormas) berbasis penggemar musik terbesar di Indonesia dilanda kisruh. Ormas Orang Indonesia (OI) atau perkumpulan penggemar musisi folk ternama Iwan Fals dilanda kisruh kepengurusan.

Kisruh tersebut cukup panas, sampai-sampai istri Iwan Fals, Rosanna Listanto melaporkan salah satu pendiri OI, berinisial IB, ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik, pada Kamis, 4 November 2021 kemarin karena tak terima dituding terindikasi memalsukan surat pendirian OI oleh IB melalui pengacaranya, dalam jumpa pers yang diliput media pada Oktober lalu.

Virgiawan Listanto, turut hadir di Polda Metro Jaya namun dalam kapasitas sekadar mendampingi sang istri membuat pengaduan ke aparat. “Saya menemani istri,” kata Iwan dikutip dari detik.com.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan pengacara keluarga Iwan Fals, Ichsan Kurniagung, tudingan IB bahwa Rosanna memalsukan surat organisasi sudah keterlaluan. Karenanya, tim kuasa hukum menggunakan pasal pasal 27 ayat 3 juncto pasal 45 ayat 3 UU ITE, yang sering disebut banyak pengamat sebagai “pasal karet”. Selain IB, pengacara pendiri OI yang menggelar jumpa pers bulan lalu turut dilaporkan.

Baca Juga :  Iwan Fals Bikin Survei Capres, Ridwan Kamil Juara

“[Laporan ini] memang berkaitan permasalahan di OI, di laporan ini kami jerat [terlapor] pasal dugaan fitnah atau berita tidak benar yang ditayangkan dalam media elektronik, termasuk YouTube dan salah satu stasiun televisi dengan oknum pengacara bernama KS,” kata Ichsan seperti dikutip republika.co.id.

Rosanna Dituduh Menguasai OI

Pihak IB, lewat pengacara Kamaruddin Simanjuntak, sebetulnya lebih dulu mengancam Rosanna terkait dugaan pemalsuan surat organisasi ke ranah hukum. Hal itu karena adanya perubahan surat pendirian itu, membuat struktur keanggotaan OI berubah di Kementerian Hukum dan HAM, membuat Rosanna seakan-akan menguasai sepihak OI. Simanjuntak menuding OI kini jadi seperti perusahaan pribadi istri Iwan Fals.

Baca Juga :  Intip foto-foto kesan Iwan Fals menghibur warga Sukabumi, seberapa menyala?

IB sendiri merupakan kawan Iwan Fals, dia turut membantu pendirian Yayasan Orang Indonesia (YOI) pada 7 Mei 1999, di kediaman Iwan Fals di Desa Leuwinanggung, Kota Depok, Jawa Barat. Awalnya, yayasan tersebut dibentuk sebagai wadah penggemar Iwan Fals di seluruh Indonesia. Pada mulanya “Oi” adalah seruan untuk berkumpul [“Oi… !”] dan belakangan menjelma menjadi kependekan dari Orang Indonesia.

YOI berubah status menjadi ormas pada 6 Agustus 1999, disepakati oleh 400 orang yang hadir di Leuwinanggung, mewakili seluruh provinsi Indonesia pada masa itu. Lambat laun, OI mengumpulkan massa. Dari perkiraan Majalah HAI, jumlah anggota OI pada 2017 lalu mencapai 6 juta orang, tersebar di seluruh provinsi Tanah Air.

Berita Terkait

Pemerintah: Pasal Penghinaan Presiden bukan untuk bungkam kritik
Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur
Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara
Permintaan AS, pemerintah sedang susun UU Ketenagakerjaan baru
Resbob, terdakwa hina suku Sunda dan VPC ngotot minta disidang di Surabaya
Ayah NS disebut anggota geng, Kapolres Sukabumi akan usut dan Komisi III DPR beri atensi
Merasa ditipu bank, Wanita Sukabumi Mengadu ke KDM
Modus dokumen editan, PT Hasan Berkah Wisata Bojonggenteng dilaporkan ke Polres Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:02 WIB

Pemerintah: Pasal Penghinaan Presiden bukan untuk bungkam kritik

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:00 WIB

Sempat dikira ke Sukabumi, wanita 56 tahun dibunuh suami siri yang diusir sebab nganggur

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:50 WIB

Cekik selingkuhan hingga tewas, buruh asal Cisolok Sukabumi terancam 20 tahun penjara

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:00 WIB

Permintaan AS, pemerintah sedang susun UU Ketenagakerjaan baru

Kamis, 5 Maret 2026 - 01:59 WIB

Resbob, terdakwa hina suku Sunda dan VPC ngotot minta disidang di Surabaya

Berita Terbaru


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. Style dengan penangan "thickbox" telah dimasukkan ke dalam antrian dengan dependensi yang tidak terdaftar: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131