Progres 72%, Jalan Tol Bocimi Seksi 3 ditarget bisa difungsikan mudik Lebaran 2026

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Jalan Tol Bocimi - sukabumiheadline.com

Ilustrasi Jalan Tol Bocimi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Kabar baik bagi pemudik dan wisatawan. Ruas Jalan Tol Ciawi–Sukabumi Seksi 3 Cibadak–Sukabumi Barat direncanakan akan difungsionalkan sementara tanpa tarif saat arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mempercepat mobilitas masyarakat menuju Sukabumi dan sekitarnya.

Saat ini, progres pembangunan Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 sepanjang 13,9 kilometer yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat baru mencapai 71,95%. Baca selengkapnya: Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, namun jalan bebas hambatan dengan exit toll Cibolang ini ditargetkan dapat difungsikan secara fungsional saat musim mudik Lebaran 2026.

Keinginan tersebut diungkapkan Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT) Abdul Hakim Supriyadi dalam siaran persnya pada 2 November 2025 lalu. Ia menyatakan bahwa progres pembangunan berjalan lancar tanpa kendala krusial.

“Kami optimistis tahun depan Tol Bocimi Seksi III sudah bisa melayani perjalanan pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.

Adapun, pengoperasian penuh jalan tol ini ditargetkan pada triwulan ketiga tahun 2026. Untuk mempercepat pembangunan, TJT telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada Selasa lalu, membahas sinkronisasi proyek dan percepatan konstruksi.

Update pembangunan Jalan Tol Bocimi Seksi 3 

Progres pembangunan Jalan Tol Bocimi Seksi 3 - Garuda Infrastruktur
Progres pembangunan Jalan Tol Bocimi Seksi 3 – Garuda Infrastruktur

Tol Bocimi merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan total panjang sekitar 54 kilometer. Ruas ini menghubungkan kawasan Ciawi di Kabupaten Bogor hingga Sukabumi.

Adapun pembagian seksi tol tersebut meliputi:

  • Seksi 1: Ciawi–Cigombong (15,35 km) – telah beroperasi
  • Seksi 2: Cigombong–Cibadak (11,05 km) – telah beroperasi
  • Seksi 3: Cibadak–Sukabumi Barat – dalam tahap konstruksi
  • Seksi 4: Sukabumi Barat–Sukabumi Timur – tahap perencanaan

Untuk Seksi 3, progres konstruksi saat ini telah mencapai sekitar 71,95 persen. Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) RI menargetkan segmen Cibadak hingga Sukabumi Barat dapat difungsikan sementara tanpa tarif khusus periode Lebaran 2026 guna mendukung kelancaran arus kendaraan. Baca selengkapnya: Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%

Jika Seksi 3 sudah beroperasi penuh, kehadiran tol ini bakal memangkas waktu perjalanan Jakarta–Sukabumi yang sebelumnya bisa memakan waktu sekitar 5 hingga 6 jam, menjadi hanya sekira 1 hingga 1,5 jam dengan.

Terbukti, perjalanan dari Cigombong ke Cibadak yang biasanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam kini hanya sekitar 10–15 menit. Efisiensi waktu ini menjadi solusi atas kepadatan yang kerap terjadi di jalur nasional Bogor–Sukabumi, terutama saat musim libur panjang dan hari besar keagamaan.

Selain mempercepat mobilitas, Tol Ciawi–Sukabumi juga berperan penting dalam mendukung distribusi logistik dan pengembangan wilayah. Akses yang semakin mudah membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang koridor Ciawi hingga Sukabumi.

Tol ini juga meningkatkan akses menuju berbagai destinasi unggulan, termasuk kawasan KEK Lido serta sejumlah objek wisata di Sukabumi dan sekitarnya.

Dengan difungsikannya Seksi 3 secara gratis saat mudik Lebaran 2026, masyarakat diharapkan dapat merasakan langsung manfaat konektivitas yang lebih cepat, aman, dan nyaman, sekaligus mendorong geliat ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat.

Berita Terkait

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%
Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi
Pemerintah bakal bagikan kompor listrik ke masyarakat, Bahlil usul Rp815,5 miliar
Insentif SPPG Rp6 juta per hari ditata ulang
Alfamart dan Indomaret cs tak lama lagi bakal jualan daging ayam
Mau dibantu urus legalitas dan dapat bantuan pembiayaan? Gabung Sapa UMKM di sini
Aturan minimarket sesuai Permendag 23/2021 setelah kasus Alfamart ditutup massal
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 via SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker, daftar di sini

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:47 WIB

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:39 WIB

Pemerintah wajibkan kreator konten punya NIB, ini penjelasan dan sanksi

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:00 WIB

Pemerintah bakal bagikan kompor listrik ke masyarakat, Bahlil usul Rp815,5 miliar

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:52 WIB

Insentif SPPG Rp6 juta per hari ditata ulang

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:34 WIB

Alfamart dan Indomaret cs tak lama lagi bakal jualan daging ayam

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Regulasi

Mulai 1 Juli Grab dan Gojek resmi hanya tarik komisi 8%

Selasa, 23 Jun 2026 - 17:47 WIB