sukabumiheadline.com – Kehadiran Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 tidak sepenuhnya membawa dampak ekonomi yang menjanjikan bagi warga di sekitar pintu tol yang terletak di Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat itu.
Topikurohman (50) mengungkap pendapatannya sebagai pedagang terbilang membaik hanya jika musim libur panjang, selebihnya hanya impas.
Sebagai pedagang bubur ayam, warga Kampung Pangadegan RT 012/015 itu mengaku bisa mendapatkan keuntungan bersih Rp200 ribu jika musim long weekend. Kondisi sebaliknya justru jika week day, ia harus bersyukur jika bisa kembali modal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau musim libur panjang, lumayan bisa bawa pulang 200 ribu Rupiah ke rumah,” katanya kepada sukabumiheadline.com, Ahad (24/5/2026).
“Kalau hari biasa, bisa balik modal juga udah alhamdulillah,” imbuhnya.
Ia mengungkap jika dirinya dan para pedagang lainnya berjualan di atas tanah milik pemerintah. Karenanya, jika ke depan pemerintah memungut sewa lapak, ia memastikan tidak akan sanggup membayar.
“Makanya, kalau ke depannya ada penataan kawasan di sini terus dipungut sewa lapak, terus terang saya mah gak sanggup,” kata Topik.
“Sekarang saya bisa mencukupi kebutuhan, karena anak-anak sudah pada lulus sekolah. Kalau masih punya anak sekolah, saya mungkin memilih merantau lagi aja,” kata pria yang mengaku pernah merantau ke Sumatera Barat hingga Kalimantan dan Papua itu.
“Harapan saya, ya ekonomi segera membaik, dan kalau bisa ada pembinaan dari pemerintah untuk kami para pedagang kecil di sini,” pungkasnya.









