Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

- Redaksi

Minggu, 25 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Seorang pengemudi ojek online (ojol), Zhaldi (28), mengalami insiden penembakan di Stasiun Kota Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (25/10/2026). Terungkap pelaku berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor Honda Supra.

Akibatnya, Zhaldi mengalami luka tembak di bagian pundak. Ia sempat meminta pertolongan ke warga sebelum kemudian dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, kedua pelaku berhasil melarikan diri.

Salah seorang saksi, Dudi Ruhiyat (45), mengungkapkan bahwa korban sebelumnya tengah nongkrong bersama rekan-rekannya sambil menunggu pesanan atau order ojol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia baru mengetahui kejadian itu setelah kembali ke lokasi usai menarik penumpang. Saat tiba, korban sudah berada di sekitar lokasi dan meminta pertolongan warga.

“Sesudah kejadian, dia ada di atas, minta tolong sama warga,” ujar Dudi.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekira pukul 00.00 WIB. Ia memperkirakan jeda waktu sejak meninggalkan lokasi hingga kembali lagi sekitar 20 menit.

Zhaldi mengalami luka di bagian pundak, diperkirakan berdiameter sekira satu sentimeter dan disebut tembus. Meski terluka, korban masih dalam kondisi sadar dan sempat meminta pertolongan.

Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Syamsudin SH untuk mendapatkan penanganan medis. Ia juga memperkirakan jarak antara korban dan terduga pelaku sekitar tujuh meter.

Berdasarkan informasi yang diketahuinya, terduga pelaku berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor Honda Supra. Keduanya disebut langsung melarikan diri setelah kejadian.

Dudi mengaku tidak mengetahui identitas maupun ciri-ciri kedua terduga pelaku secara pasti. Ia juga menyebut rekaman kamera pengawas (CCTV) telah dilihat bersama petugas kepolisian untuk membantu proses penyelidikan.

Hingga kini, identitas kedua terduga pelaku serta motif penembakan masih dalam penyelidikan Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

Berita Terkait

Januari-Oktober 2026, ini daftar 14 kepala daerah ditangkap KPK
Prabowo setujui usulan Luhut ubah definisi korupsi
MK: Prajurit TNI terlibat pidana umum harus diadili di peradilan umum
Soal penyerangan bus tim EPA Persib, Erick Thohir: Kriminal, kurangi poin
KPK serahkan hasil rampasan korupsi ke Pemkab Sukabumi senilai Rp1.94 miliar
MK: Tidak ada bukti Gibran punya ijazah SLTA atau sederajat
Tugas, kedudukan dan gaji anggota Wantimpres, Rocky Gerung dapat segini
7 poin penting RUU Ketenagakerjaan akan disahkan 8 Oktober: Upah, PKWT hingga outsourcing

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Januari-Oktober 2026, ini daftar 14 kepala daerah ditangkap KPK

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Prabowo setujui usulan Luhut ubah definisi korupsi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:00 WIB

MK: Prajurit TNI terlibat pidana umum harus diadili di peradilan umum

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Soal penyerangan bus tim EPA Persib, Erick Thohir: Kriminal, kurangi poin

Berita Terbaru

Ilustrasi ojek online atau ojol - sukabumiheadline.com

Hukum

Ojol di Sukabumi ditembak dari jarak 7 meter

Minggu, 25 Okt 2026 - 18:05 WIB