Bertahun-tahun Irigasi di Cisaat Sukabumi Jebol, Diperbaiki Hanya Bertahan 3 Bulan

- Redaksi

Minggu, 23 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggul saluran irigasi di Cisaat bertahun-tahun jebol. l Istimewa

Tanggul saluran irigasi di Cisaat bertahun-tahun jebol. l Istimewa

sukabumiheadline.com l CISAAT – Tanggul saluran irigasi yang mengalirkan air ke area persawahan di dua desa di Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bertahun-tahun rusak parah. Akibatnya, suplai air ke desa desa tersebut menjadi terganggu.

Diketahui, saluran irigasi rusak yang berfungsi untuk mengalirkan air ke dua desa tersebut berada di Kampung Nyangkowek RT 005/004, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat.

Salah seorang warga, Rashid mengatakan bahwa warga di kedua desa mengalami krisis air, terlebih pada musim kemarau seperti saat ini, di mana aliran air di Sungai Cigunung sebagai sumber air untuk irigasi berkurang signifikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saluran irigasi ke dua desa bertahun-tahun seperti seperti itu. Jebol sehingga mengakibatkan lahan pertanian di dua desa kesulitan air,” kata dia kepada sukabumiheadline.com, Ahad (23/7/2023).

“Musim kemarau gini warga sendiri yang harus rajin ngecek dan memperbaiki irigasi rusak itu,” keluhnya.

Pernah Diperbaiki, Tapi Hanya Bertahan 3 Bulan

Diakui Rasyid, saluran irigasi rusak tersebut berada di perbatasan antara Kota dengan Kabupaten, Sukabumi. Sebelumnya, tanggul irigasi rusak tersebut pernah beberapa kali diperbaiki meskipun ia mengaku tidak tahu dari pihak mana.

“Sudah beberapa kali diperbaiki, tapi hanya bertahan satu tahun. Terakhir diperbaiki malah hanya bertahan sekira tiga setengah bulan,” katanya.

Rashid berharap tanggul irigasi tersebut diperbaiki oleh pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

“Suka bingung aja, kalau yang dibahas di desa juga pentingnya sektor pertanian, tapi saluran irigasi rusak malah dibiarkan. Semoga keluhan ini sampai ke Gubernur Jawa Barat,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM
Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab
90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal
Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas
Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU
Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi terbakar, 70 rumah ludes
Pria asal Cisaat Sukabumi meninggal dunia di PPU, dikuburkan di pemakaman Covid-19
Kholid Jaelani, pria asal Sukabumi meninggal dunia di kawasan IKN

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:07 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Senin, 3 Agustus 2026 - 03:30 WIB

Jalan Kabupaten Sukabumi hancur kaca jendela ikut hancur, warga minta bupati tanggung jawab

Rabu, 29 Juli 2026 - 23:18 WIB

90% dari 39 kasus PMI asal Sukabumi berangkat ilegal

Senin, 27 Juli 2026 - 22:36 WIB

Puncak Habibie Sukabumi terbakar, kobaran api kian meluas

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:05 WIB

Penyebab kematian Kholid Jaelani asal Cisaat Sukabumi menurut Polres PPU

Berita Terbaru

Semen Kujang sponsori Persib Bandung - Ist

Bisnis

Sponsori Persib, SIG bangkitkan Semen Kujang

Rabu, 5 Agu 2026 - 18:36 WIB

Honda PCX 160 2026 lebih irit BBM, 1 liter untuk 45 KM, cek harganya - Honda

Bisnis

5 motor terpopuler dan terlaris di Indonesia 2026

Rabu, 5 Agu 2026 - 02:47 WIB

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi: Raperda PPT PKSDA dan evaluasi APBD 2026 - Setwan DPRD Kabupaten Sukabumi

Legislatif

DPRD Kabupaten Sukabumi bentuk Pansus perubahan Perumda TJM

Selasa, 4 Agu 2026 - 20:07 WIB