Bojonggenteng paling sedikit, ini kecamatan dengan pelanggan listrik terbanyak di Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN sedang bekerja - PT PLN Persero

Petugas PLN sedang bekerja - PT PLN Persero

sukabumihheadline.com – Energi listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Dari mulai untuk menghidupkan mesin cuci, lampu penerangan, kompor, rice cooker hingga mengisi baterai handphone.

Baca Juga: Membanding naik turun harta Bupati dan warga miskin Sukabumi 5 tahun terakhir

Seiring dengan perkembangan masing-masing daerah, kebutuhan akan energi listrik pun terus meningkat, terutama di kecamatan-kecamatan padat penduduk, di mana banyak terdapat kawasan permukiman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: Punya kapal laut dan terkaya ketiga, ini rincian kekayaan Bupati Sukabumi Marwan Hamami

Untuk informasi, jumlah pelanggan listrik di Kabupaten Sukabumi di bawah ini kemungkinan sebagian besar masih tercatat masuk kecamatan induk. Hal itu bisa dilihat dari jumlah pelanggan di kecamatan induk terbilang tinggi. Hal itu berbanding terbalik dengan kecamatan hasil pemekaran.

Baca Juga:

Baca Juga :  Udi, Lansia asal Kalapanunggal Pedagang Asongan di Parungkuda Sukabumi

Seperti diketahui, pada 2005 dan 2006 sejumlah kecamatan pernah dimekarkan menjadi beberapa kecamatan. Parungkuda dimekarkan menjadi tiga kecamatan, yakni Cidahu, Bojonggenteng dan Parungkuda sebagai kecamatan induk.

Kemudian Nagrak dimekarkan menjadi dua, yakni Ciambar dan Nagrak sebagai induk. Selain itu, sejumlah kecamatan lainnya juga merupakan hasil pemekaran, seperti Cicantayan merupakan hasil pemekaran dari Cibadak. Selain itu, Cimanggu yang merupakan hasil pemekaran dari Jampang Kulon.

Baca Juga:

Jumlah pelanggan listrik menurut kecamatan tahun 2023

Mengutip data dari PLN Area Kabupaten Sukabumi dalam Laporan Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024 dari Badan Pusat Statistik (BPS), berikut adalah jumlah pelanggan listrik terbanyak menurut kecamatan.

Adapun, pelanggan listrik terbanyak adalah Kecamatan Cicurug dengan 47,541 pelanggan. Sedangkan Bojonggenteng (hasil pemekaran dari Parungkuda) paling sedikit dengan hanya 646 pelanggan saja.

Baca Juga :  Pemuda asal Cidahu Sukabumi Maling Kotak Amal, Rambut Dipotong dan Diikat di Pohon

Berikut adalah rincian lengkapnya:

Kecamatan Ciemas sebanyak 14,889, Ciracap 1,612, Waluran 8,862, Surade 24,695, Cibitung 7,737, Jampang Kulon 16,575, Cimanggu 9,777, dan Kalibunder 6,346 pelanggan.

Lalu Kecamatan Tegalbuleud sebanyak 9,812, Cidolog 5,726, Sagaranten 16,991,
Cidadap 6,341, Curugkembar 10,208, Pabuaran 12,842, Lengkong 9,275, dan Palabuhanratu 33,841 pelanggan.

Baca lengkap: Awet, dalam 8 tahun jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sukabumi hanya turun 1%

Selanjutnya Kecamatan Simpenan 1,401, Warungkiara 19,609, Bantargadung 7,161, Jampang Tengah 19,402, Purabaya 13,147, Cikembar 32,073, Nyalindung 14,145, dan Gegerbitung 11,665 pelanggan.

Kecamatan Sukaraja 33,001, Kebonpedes 4,283, Cireunghas 10,349, Sukalarang 1,551, Sukabumi 16,085, Kadudampit 15,777, Cisaat 36,006, dan Gunungguruh 16,598 pelanggan.

Baca lengkap: 5+5 Kepala Daerah Terkaya 2023 di Jawa Barat, Ada Bupati Sukabumi dan Cianjur

Kemudian Kecamatan Cibadak 35,586, Cicantayan 16,868, Caringin 1,478, Nagrak 21,982, Ciambar 779, Cicurug 47,541, Cidahu 19,727, dan Parakansalak 11,299 pelanggan.

Kecamatan Parungkuda 26,318, Bojonggenteng 646, Kalapanunggal 14,596, Cikidang 1,496,  Cisolok 1,721, Cikakak 11,854, dan Kabandungan 11,395.

Untuk diketahui, masih menurut data yang sama, total penduduk Kabupaten Sukabumi sebanyak 2.802.404 jiwa tersebar di 47 kecamatan.

Berita Terkait

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas
Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%
Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%
Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga
Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?
Mendirikan Koperasi Desa Merah Putih di Sukabumi? Begini mekanisme, skema dan usahanya
Klaim program Makan Bergizi Gratis luar biasa bagi ekonomi, Luhut: Kita semua terperangah
Pemprov Jawa Barat dapat uang fantastis setelah bebaskan utang pajak kendaraan

Berita Terkait

Kamis, 3 April 2025 - 12:00 WIB

Peluang ekspor untuk petani di Sukabumi, daun kratom laku keras di AS untuk vitalitas

Rabu, 2 April 2025 - 14:00 WIB

Dikeluhkan warga Sukabumi, ternyata segini tarif listrik PLN per KWh setelah program diskon 50%

Rabu, 2 April 2025 - 01:24 WIB

Warga Sukabumi ngeluh tarif listrik jadi lebih mahal dibanding sebelum program diskon 50%

Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:00 WIB

Siap-siap warga Sukabumi, Menteri ESDM akan ganti LPG dengan DME dan jargas rumah tangga

Jumat, 28 Maret 2025 - 13:00 WIB

Daya beli masyarakat anjlok dipicu precautionary saving, warga Sukabumi melakukannya?

Berita Terbaru