Camilan kreasi difabel asal Sukabumi ekspor ke luar negeri, dipuji Menteri UMKM

- Redaksi

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi - Ist

Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Capaian membanggakan diraih oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero). PT Gemilang Agro Inovasi, UMKM asal Kabupaten Sukabumi yang didirikan oleh Ade Soelistyowati. Produk Cassava Crackers Yammy Babeh di ekspor ke Brunei Darussalam.

Ade, penyandang disabilitas tuna rungu, resmi melakukan ekspor perdana menandai langkah awal kerja sama dengan SP Setia SDN BHD sebagai buyer luar negeri, dengan nilai transaksi sebesar USD 18.000 atau setara Rp288 juta untuk 1 kontainer 20 ft, yang akan diikuti oleh pengiriman berulang.

PT Gemilang Agro Inovasi merupakan peserta Pertamina UMK Academy 2025 kelas Go Online, dengan produk unggulan Cassava Crackers ‘Yammy Babeh’. Ade menghadirkan camilan sehat berbahan dasar singkong lokal pilihan, yang diproses secara higienis dan dikemas modern untuk memenuhi standar pasar global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Cassava Crackers, Ade juga berperan sebagai aggregator produk mangrove, meliputi kapsul, teh, dan bubuk mangrove yang kini tengah dipasarkan ke pasar ekspor, khususnya Korea Selatan.

Usaha PT Gemilang Agri Inovasi dijalankan Ade bersama sang suami, yang saat ini tengah berjuang melawan sakit stroke. Dalam keterbatasan tersebut, keduanya tetap berkomitmen mengembangkan usaha dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi
Keripik singkong Yammy Babeh khas Sukabumi – Ist

Saat ini, PT Gemilang Agro Inovasi memberdayakan 10 karyawan tetap serta 25 siswa magang dari SMA Hassina Kab. Sukabumi, sebagai bagian dari upaya menciptakan lapangan kerja inklusif dan peningkatan kapasitas generasi muda.

“Kami ingin membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Dengan dukungan Pertamina dan berbagai pihak, kami siap membawa produk lokal naik kelas dan menembus pasar internasional,” ujar Ade Soelistyowati, owner PT Gemilang Agro Inovasi.

Melalui program Pertamina UMK Academy, Pertamina berkomitmen menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang inklusif, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan global. Dukungan yang diberikan mencakup pendampingan bisnis, pelatihan digital, fasilitasi ekspor, hingga kurasi produk.

Apresiasi Menteri UMKM

 

Ade Soelistyowati produsen Cassava Crackers Yammy Babeh
Ade Soelistyowati produsen Cassava Crackers Yammy Babeh bersama Maman Abdurrahman (kedua dari kanan) – Ist

Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman menyampaikan apresiasi tinggi atas keberhasilan UMKM difabel yang mampu menembus pasar ekspor. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam memperkuat ekosistem usaha mikro agar naik kelas.

“Keberhasilan ini membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Atas arahan Presiden Prabowo, pemerintah akan memprioritaskan pelaku usaha disabilitas untuk mendapat pembinaan, pelatihan, dan penguatan agar lebih berdaya saing di tingkat global,” ujarnya.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menyampaikan bahwa ekspor perdana produk ‘Yammy Babeh’ ini sejalan dengan arah pembangunan ekonomi nasional yang digagas Pemerintahan Prabowo–Gibran melalui Asta Cita Point 3, yakni meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.

“Pertamina percaya bahwa setiap individu memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ekonomi bangsa, tanpa terkecuali. Keberhasilan UMKM binaan seperti PT Gemilang Agro Inovasi menunjukkan bahwa semangat inklusivitas, inovasi, dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan,” ujar Fadjar Djoko Santoso.

Bakal Berkiprah di TEI 2025
Setelah sukses menembus pasar Brunei Darussalam, PT Gemilang Agro Inovasi bersama Pertamina siap melanjutkan kiprah globalnya dengan tampil di Trade Expo Indonesia (TEI) 2025 pada 15–19 Oktober di ICE BSD, Tangerang. Partisipasi ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring bisnis, memperkuat branding, dan menarik buyer internasional.

Melalui dukungan Pertamina, perusahaan terus mengusung prinsip kualitas, keberlanjutan, dan nilai tambah produk lokal, menghadirkan pangan fungsional yang lezat, bergizi, dan ramah lingkungan demi kesejahteraan masyarakat serta penguatan ekonomi nasional.

Berita Terkait

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi
Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut
Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!
Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan
Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi
Sorgum: Tanaman kaya gizi pengganti beras, dikembangkan di Sukabumi untuk co-firing
Menghitung luas panen 4 kecamatan penghasil bunga Krisan di Sukabumi, diekspor ke Jepang
Mengenal 27 produk kerajinan khas Jawa Barat, ada Batik Lokatmala Sukabumi

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 00:19 WIB

1 tahun program MBG: Menghitung produksi sayuran dan buah di Sukabumi

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:44 WIB

Pria asal Sukabumi ini raup omzet Rp3 miliar per bulan hanya dari gula semut

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:21 WIB

Membanding produksi jahe Sukabumi, Jawa Barat dan Indonesia, jutaan ton!

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:56 WIB

Minyak atsiri Sukabumi menarik perhatian peneliti dari Malaysia, potensi jadi produk ekspor unggulan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 04:03 WIB

Mengenal sentra dan proses produksi minyak atsiri dari sereh wangi di Sukabumi

Berita Terbaru

Ilustrasi Pendopo Sukabumi Palabuhanratu ditutupi kain putih - sukabumiheadline.com

Sukabumi

BASB ancam tutupi Pendopo Sukabumi dengan kain kafan

Minggu, 5 Jul 2026 - 13:00 WIB