Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim (kaos biru) korban selamat. terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi - Ist

Hakim (kaos biru) korban selamat. terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Dua wisata lokal asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dikabarkan hilang tenggelam setelah terseret ombak Pantai
Karangpapak atau dikenal sebagai Pantai Sunset, Desa Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad (18/1/2026).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, saat itu, tiga wisatawan terseret arus laut saat berenang. Satu korban dikabarkan selamat, namun dua di antaranya hilang dan masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

Insiden kecelakaan laut tersebut terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Saat itu, ketiga wisatawan diketahui tengah berenang di kawasan pantai saat ombak dan arus laut sedang cukup kuat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satu orang korban bernama Hakim (40), warga Desa Tambak Serang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil selamat. Sedangkan, dua korban asal Bogor gagal diselamatkan.

Menurut Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Kasat Polairud) Polres Sukabumi, AKP Dadi, kejadian bermula ketika salah satu korban berenang terlalu ke tengah laut.

“Berdasarkan keterangan saksi yang sekaligus korban selamat, Hakim, ia melihat salah satu korban sudah berada terlalu ke tengah,’ ungkap Dadi dalam keterangan resminya.

Adapun korban hilang bernama Angga Ardiansyah (40) dan Alfin Alfiandi (28), keduanya warga Kampung Cilembut Lebak, Desa Cilembut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Mendapati kondisi Angga, Hakim kemudian memberi tahu Alfin. Alfin
bersama seorang anggota Balawista berusaha menolong Angga yang tampak kesulitan melawan arus. Namun, arus ombak deras justru menyeret keduanya ke tengah laut.

“Alfin bersama anggota Balawista mencoba memberikan pertolongan. Namun karena arus terlalu kuat, keduanya terseret,” jelas Dadi.

Hingga berita ini diturunkan, dua korban atas nama Angga Ardiansyah dan Alfin Alfiandi masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Polairud, Balawista, TNI, serta unsur relawan dan warga.

Pihak kepolisian mengimbau
wisatawan agar mematuhi rambu
keselamatan dan peringatan petugas pantai, khususnya saat kondisi arus laut sedang tidak bersahabat.

“Pantai selatan Sukabumi dikenal memiliki karakter ombak dan arus balik berbahaya, terutama bagi wisatawan yang berenang terlalu ke tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta
Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok
Germo asal Sukabumi paksa wanita Sumsel layani 10 pria sehari, fee Rp50 ribu
Kurun September-Oktober 2026 ada 86 kebakaran hutan di Sukabumi, sebagian karena iseng
DPRD Kabupaten Sukabumi minta DPTR naik kelas jadi A, tapi jangan sekadar berubah

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama

Kamis, 22 Oktober 2026 - 04:26 WIB

Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 04:36 WIB

Ahad, 18 Oktober: Event hari ini di Sukabumi, JNS Fest hingga Festival Kuliner Bangkok

Berita Terbaru

Asisten pelatih Persib Bandung Igor Tolic - Ilustrasi sukabumiheadline.com

Venue

Besok Garudayaksa FC vs Persib, Igor Tolic putar otak

Sabtu, 24 Okt 2026 - 15:19 WIB