Jalan Provinsi di Jampang Tengah Sukabumi Makin Hancur, Warga Kesal

- Redaksi

Jumat, 28 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMIHEADLINE.com l JAMPANG TENGAH – Jalan Provinsi di wilayah Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bertahun tahun dibiarkan risak. Sehingga, kini kondisi jalan kian mengkhawatirkan.

Karenanya, jalan rusak tersebut setiap hari dikeluhkan warga dan pengguna di media sosial. Namun, hingga kini ruas Jalan Provinsi penghubung Kota Sukabumi – Jampang Tengah – Jampang Kulon, itu tak juga diperbaiki.

Kerusakan jalan terpantau mulai dari Pangleseran, Kecamatan Cikembar hingga Bojonglopang, Kecamatan Jampang Tengah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerusakan paling parah, ancur, di Kampung Ciareuy, Desa Sindangresmi, Jampang Tengah,” kata salah seorang warga Gungun Gunawan kepada sukabumiheadline.com, Kamis (28/10/2022) malam.

Gungun mengaku setiap hari berangkat kerja dan melintasi jalan tersebut, sehingga ia mengaku kecewa sebab hingga kini kerusakan jalan tersebut seolah dipandang sebelah mata oleh pemerintah.

“Merasa dianaktirikan, dipandang sebelah mata. Lihat aja sekarang, kondisinya malah semakin hancur,” tambahnya. Baca lengkap: Jalan Hancur di Jampang Tengah Sukabumi, Warga: Dipandang Sebelah Mata

Screenshot 2022 08 05 14 34 15 55 726cd6915a5bbed5e00093b2e2a7609b
Gambar kebun binatang di jalan rusak. l Gungun Gunawan

Diberitakan sebelumnya, warga bahkan sempat membuat meme di mana jalan rusak tersebut dipenuhi oleh binatang. Baca lengkap: Jalan Provinsi di Jampang Tengah Sukabumi Hancur, Berubah Jadi Kebun Binatang

Hal itu, menurut Gungun, sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap lambatnya respons pemerintah provinsi terhadap keluhan warganya.

IMG 20220902 042703
Pengaspalan Jalan Provinsi rusak di Jampang Tengah. l Istimewa

Diakuinya beberapa waktu lalu ada pekerjaan pengaspalan jalan rusak tersebut. Namun, ternyata hanya sekira 50 meter saja. Baca lengkap: Jalan Hancur 10 KM yang Diaspal 50 Meter, Warga Jampang Tengah Sukabumi Merasa Dihina

“Yang membuat warga kesal, masa jalan rusaknya sepuluh kilometer, tapi yang diaspal cuma 50 meter saja,” pungkas Gungun.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi pelototi perizinan sumur bor
Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel
Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang
Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar
Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari
Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar
Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba
Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:33 WIB

Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel

Senin, 19 Januari 2026 - 13:37 WIB

Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:25 WIB

Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:39 WIB

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Berita Terbaru

Ilustrasi mindless eating, makan sambil memainkan handphone mengakibatkan berat badan naik - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Waspada mindless eating picu BB naik, lakukan mindfull eating

Kamis, 22 Jan 2026 - 15:25 WIB

Ilustrasi meminjam uang untuk modal bisnis ke bank syariah - sukabumiheadline.com

Hikmah

5+5 ide bisnis di Sukabumi sesuai syariat Islam

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:57 WIB

Ilustrasi 5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi - sukabumiheadline.com

Bisnis

5 bisnis menggiurkan di dekat Gerbang Tol Bocimi Sukabumi

Rabu, 21 Jan 2026 - 18:34 WIB