Kabupaten Sukabumi punya 2 ribu ha hutan lindung dan 59 ribu ha produksi, ini lokasi dan luasnya

- Redaksi

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Jika Bandung, Jawa Barat, dijuluki Paris van Java, maka tahukah Anda bahwa Pemerintah Hindia Belanda juga menyematkan julukan tersendiri untuk Sukabumi, yakni Nizza van Java. Hal itu karena Sukabumi memiliki banyak area hijau berupa hutan dan dikelilingi pegunungan. Baca lengkap: Pemerintah Hindia Belanda Juluki Sukabumi sebagai Nizza van Java, Ini Artinya

Berdasarkan fungsinya, terdapat banyak hutan. Namun, ada tiga jenis hutan yang populer kita dengar, yakni hutan lindung, hutan konservasi, dan hutan produksi.

Hutan lindung atau protected forest adalah kawasan hutan yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau kelompok masyarakat tertentu untuk dilindungi, agar fungsi-fungsi ekologisnya—terutama menyangkut tata air dan kesuburan tanah—tetap dapat berjalan dan dinikmati manfaatnya oleh masyarakat di sekitarnya berdasarkan Undang-undang RI no 41/1999 tentang Kehutanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Hutan konservasi, adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Payung hukum yang mengatur Hutan konservasi adalah Undang -Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca Juga:

Hutan konservasi terdiri dari Kawasan Suaka Alam (KSA), Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Kawasan Pelestarian Hutan (KPH), Taman Nasional, Taman Hutan Raya, dan Taman Wisata Alam.

Baca Juga:

Sedangkan hutan produksi, adalah kawasan hutan yang telah ditetapkan untuk dilakukan eksploitasi guna menghasilkan berbagai macam produk dari potensi hutan tersebut.

KPH

KPH adalah wilayah pengelolaan hutan sesuai fungsi pokok dan peruntukannya, yang dapat dikelola secara efisien dan lestari.

KPH terdiri dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK), Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) dan Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP).

Baca Juga:

Luas hutan lindung, konservasi dan produksi di Kabupaten Sukabumi 

Mengutip dari data Perum Perhutani Regional Jawa Barat dan Banten, luas total Kawasan Hutan KPH di Kabupaten Sukabumi, adalah 61.735,75 hektare.

Luas total tersebut meliputi kawasan hutan lindung di Pelabuhanratu yang memiliki luas 2.111,84 hektare.

Baca Juga:

Sedangkan sisanya, terdiri dari hutan produksi yang tersebar di Bojonglopang seluas 6.473,91 hektare, Cikawung 7.818,46 hektare, dan Jampang Kulon seluas 13.997,74 hektare.

Kemudian di Lengkong seluas 15.024,95 hektare, Palabuhanratu seluas 8.184,43 hektare, dan di Sagaranten dengan luas mencapai 8.124,42 hektare.

Baca Juga:

Dengan demikian, berdasarkan data tersebut, Kabupaten Sukabumi tidak memiliki hutan konservasi.

Adapun total luas hutan lindung di Sukabumi, adalah 2.111,84 hektare dan hutan produksi seluas 59.623,91 hektare, sehingga total luas hutan lindung dan produksi adalah 61.735,75 hektare.

Berita Terkait

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya
Berawal dari rekaman CCTV, pria Sukabumi ini tewas dikeroyok
Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi
Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat
Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya
Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI
Pantulan sinar matahari picu kebakaran gudang RSUD Sekarwangi Sukabumi
Tagih janji RSUD Sukalarang Sukabumi, petisi: Kami butuh layanan kesehatan, bukan seremoni!

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 03:35 WIB

DPRD Kabupaten Sukabumi: Syukuran Nelayan Desa Ciwaru aset budaya

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:15 WIB

Evi Mentari, pahlawan devisa asal Kota Sukabumi meninggal dunia di Arab Saudi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WIB

Warga Sukabumi jarang piknik, ini top 5 daerah asal wisnus di Jawa Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 23:07 WIB

Pria Sukabumi tewas dikeroyok 6 orang, begini kronologinya

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:44 WIB

Emak-emak Cicurug Sukabumi demo tuding aliran air dialihkan ke kebun milik PT MBI

Berita Terbaru

Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina - Ist/sukabumiheadline.com

Venue

Jadwal final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina

Kamis, 16 Jul 2026 - 04:20 WIB