Kecamatan terbanyak minimarket di Kabupaten Sukabumi, 12 bangkrut

- Redaksi

Selasa, 6 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jumlah minimarket di Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

Jumlah minimarket di Kabupaten Sukabumi - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Keberadaan minimarket di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak hanya di wilayah perkotaan. Bahkan, kini hingga pelosok desa keberadaannya sangat mudah ditemukan. Jumlahnya diprediksi akan terus bertambah, meskipun ada sejumlah minimarket yang menutup usahanya karena sepi pembeli.

Untuk diketahui, di Kabupaten Sukabumi selain nama-nama beken yang familiar di telinga, seperti Indomaret, Alfamart, Yomart, dan Idolmart serta minimarket lokal seperti Berekah, Multi Grosir atau MG juga tergolong minimarket.

Seperti diketahui, Kabupaten Sukabumi meliputi 47 kecamatan dengan 381 desa dan 5 kelurahan. Sedangkan, mengutip data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi, terdapat 432 gerai minimarket pada 2024. Jumlah tersebut bertambah dua gerai dibandingkan 2023 yang berjumlah 430 gerai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, jumlah rata-rata minimarket se-Kabupaten Sukabumi adalah 9,1 gerai per kecamatan, atau 1,11 gerai per desa/kelurahan.

Baca Juga: Muhammadiyah luncurkan minimarket syariah MentariMart, tertarik?

Berikut adalah jumlah minimarket di Kabupaten Sukabumi menurut kecamatan, dikutip sukabumiheadline.com, Selasa (6/5/2025).

  1. Ciemas: 7 (2023), 7 (2024)
  2. Ciracap: 8 (2023), 8 (2024)
  3. Waluran: 2 (2023), 2 (2024)
  4. Surade: 14 (2023), 14 (2024)
  5. Cibitung: 4 (2023), 4 (2024)
  6. Jampang Kulon: 11 (2023), 11 (2024)
  7. Cimanggu: 4 (2023), 7 (2024)
  8. Kalibunder: 3 (2023), 4 (2024)
  9. Tegalbuleud: 5 (2023), 5 (2024)
  10. Cidolog: 2 (2023), 2 (2024)
  11. Sagaranten: 9 (2023), 9 (2024)
  12. Cidadap: 1 (2023), 1 (2024)
  13. Curugkembar: 1 (2023), 1 (2024)
  14. Pabuaran: 3 (2023), 6 (2024)
  15. Lengkong: 5 (2023), 5 (2024)
  16. Palabuhanratu: 30 (2023), 30 (2024)
  17. Simpenan: 5 (2023), 5 (2024)
  18. Warungkiara: 8 (2023), 8 (2024)
  19. Bantargadung: 3 (2023), 3 (2024)
  20. Jampang Tengah: 5 (2023), 5 (2024)
  21. Purabaya: 4 (2023), 4 (2024)
  22. Cikembar: 18 (2023), 18 (2024)
  23. Nyalindung: 6 (2023), 6 (2024)
  24. Gegerbitung: 4 (2023), 4 (2024)
  25. Sukaraja: 22 (2023), 20 (2024)
  26. Kebonpedes: 6 (2023), 10 (2024)
  27. Cireunghas: 7 (2023), 7 (2024)
  28. Sukalarang: 14 (2023), 14 (2024)
  29. Sukabumi: 12 (2023), 11 (2024)
  30. Kadudampit: 4 (2023), 4 (2024)
  31. Cisaat: 25 (2023), 25 (2024)
  32. Gunungguruh: 11 (2023), 11 (2024)
  33. Cibadak: 28 (2023), 30 (2024)
  34. Cicantayan: 11 (2023), 11 (2024)
  35. Caringin: 4 (2023), 4 (2024)
  36. Nagrak: 11 (2023), 11 (2024)
  37. Ciambar: 3 (2023), 3 (2024)
  38. Cicurug: 28 (2023), 29 (2024)
  39. Cidahu: 14 (2023), 11 (2024)
  40. Parakansalak: 10 (2023), 6 (2024)
  41. Parungkuda: 17 (2023), 16 (2024)
  42. Bojonggenteng: 8 (2023), 7 (2024)
  43. Kalapanunggal: 7 (2023), 7 (2024)
  44. Cikidang: 7 (2023), 7 (2024)
  45. Cisolok: 10 (2023), 10 (2024)
  46. Cikakak: 5 (2023), 5 (2024)
  47. Kabandungan: 4 (2023), 4 (2024)

Baca Juga: Aneh, minimarket di Parungkuda ini jual karya UMKM Sukabumi tapi tidak tahu produk mana

Berdasarkan data di atas, bisa di lihat bahwa jumlah gerai minimarket di sebagian besar kecamatan tidak bertambah, kecuali di Kalibunder bertambah 1 gerai, Pabuaran 3 gerai, Kebonpedes 4 gerai, Cibadak 2 gerai, dan Cicurug 1 gerai.

Sedangkan, kecamatan yang jumlah minimarketnya berkurang, adalah Sukaraja 2 gerai, Sukabumi 1 gerai, Cidahu 3 gerai, Parakansalak 4 gerai, Parungkuda 1 gerai, dan Bojonggenteng 1 gerai.

Sementara itu, Palabuhanratu dan Cibadak menjadi kecamatan yang paling banyak terdapat minimarket, yakni masing-masing 30 gerai. Sedangkan, Curugkembar dan Cidadap hanya 1 gerai.


Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi
Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili
PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara
Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?
Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele
Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Koboy Sunda suka ceplas-ceplos dicopot Prabowo dari Menkeu
BNN minta semua jenis vape dilarang
Daftar AMDK paling digemari Gen Z, bukan AQUA juaranya

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 04:56 WIB

Harga kakao global melambung, hitung produksi bahan baku cokelat di Sukabumi

Senin, 28 September 2026 - 10:00 WIB

Manajer Kopdes Merah Putih tak ditempatkan sesuai domisili

Kamis, 24 September 2026 - 05:21 WIB

PDRB Sukabumi jauh tertinggal, Triwulan II 2026 Garut juara

Kamis, 24 September 2026 - 03:19 WIB

Ke Jakarta cuma butuh Rp14 ribu! Kapan warga Cicurug Sukabumi berangkat kerja naik KRL?

Rabu, 16 September 2026 - 22:41 WIB

Mindshift 5: Kreasi Wargi: IPB University bekali eks TKI Sukabumi hilirisasi budidaya lele

Berita Terbaru

Seorang wanita sedang melakukan perawatan rambut di salon kecantikan - sukabumiheadline.com/AI

Hikmah

Haram, hukum menjual rambut dalam Islam

Selasa, 29 Sep 2026 - 00:01 WIB

Nissan Pixo EV - Nissan

Otomotif

Mobil mungil Nissan Pixo meluncur, cek harga dan spesifikasi

Senin, 28 Sep 2026 - 18:00 WIB