Luhut Minta Capres Belajar ke Jokowi

- Redaksi

Jumat, 17 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luhut Binsar Pandjaitan. l Ilustrasi: Feryawi Heryadi

Luhut Binsar Pandjaitan. l Ilustrasi: Feryawi Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l JAKARTA – Indonesia bisa lebih cepat menjadi negara maju jika presiden masa depannya konsisten mengikuti jejak Presiden Joko Widodo saat ini. Hal itu dikemukakan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Luhut, Indonesia harus dipimpin orang yang benar-benar mendedikasikan dirinya untuk kemajuan bangsa. Sikap tersebut ditegaskannya ada pada Jokowi.

“Kalau kita konsisten pada visi Indonesia Maju 2045, dan mendapat pemimpin seperti presiden Joko Widodo ke depannya. Saya yakin lebih cepat dari 2045, (Indonesia) bisa jadi 4 negara ekonomi terbesar di dunia,” ujar Luhut dalam Webinar Business Challenge 2022, dikutip Kamis, Jumat (17/12/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menegaskan, Indonesia merupakan negara kaya dengan sumber daya alam yang melimpah. Karena itu harus memiliki manajemen pengelolaan yang benar dan pemimpin yang sanggup menghadapi besarnya tantangan yang dihadapi.

“Apa yang kita punya semua ini kalau kita manage dengan benar, dan pemimpin jangan hanya ingin jadi presiden tapi tidak siap menghadapi tantangan seperti sekarang. Itu saya kira itu tidak bisa,” ungkapnya.

“Jadi semua teman-teman yang ingin jadi presiden, jadilah. Tapi ingat model pak Joko Widodo. Saya ingin sampaikan sebagai senior,” tambahnya.

Dia pun mengingatkan kepada orang yang berambisi ingin menjadi presiden Indonesia ke depannya. Untuk jangan pernah berpikir untuk bereksprimen dalam mengelola negara. Karena, rakyat yang akan menjadi korban.

“Kita tidak bisa bermain-main dengan negara ini. Jangan bereksperimen. Biarlah negara ini dipimpin orang-orang yang betul-betul memang ingin mengabdikan dirinya untuk negara bangsa, dan mampu memberikan contoh yang benar,” tegasnya.

Berita Terkait

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan
MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD
Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung
Mencermati 4 misi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan harapan kader senior
Siapa layak jadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi? Kader muda dan senior satu suara
Respons dinamika internal DPD Golkar Sukabumi, Aris: Ketua harus sosok yang merangkul
Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta
Riwayat hidup dan profil bos buruh Said Iqbal, masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:51 WIB

Distribusi Program MBG ke sekolah cukup 3 kali sepekan

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:25 WIB

MK putuskan pilkada langsung, tak ada lagi wacana oleh DPRD

Rabu, 1 Juli 2026 - 01:52 WIB

Survei Puspoll Indonesia: Mayoritas masyarakat mau Pilkada langsung

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:46 WIB

Mencermati 4 misi Plt Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi dan harapan kader senior

Senin, 29 Juni 2026 - 19:55 WIB

Siapa layak jadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi? Kader muda dan senior satu suara

Berita Terbaru

Dia

Kenapa Lamine Yamal dan Keyne secara fisik berbeda?

Jumat, 24 Jul 2026 - 01:19 WIB