Membanding jumlah Wanita Sukabumi menurut jenis pekerjaan

- Redaksi

Selasa, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi wanita karier - Istimewa

Ilustrasi wanita karier - Istimewa

sukabumiheadline.com – Ratusan ribu Wanita Sukabumi memilih bekerja di luar rumah. Di sisi lain, ada puluhan ribu laki-laki yang menjadi pengangguran.

Seperti dikutip sukabumiheadline.com dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dari Badan Pusat Statistik 2025, Selasa (11/3/2025), lebih dari setengah juta perempuan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memilih jadi wanita karier. Baca selengkapnya: Setengah juta lebih wanita Sukabumi memilih bekerja

Untuk informasi, wanita karier adalah wanita yang bekerja atau memiliki usaha sendiri untuk menghasilkan pendapatan dan berkontribusi dalam perekonomian, serta memiliki dedikasi dan fokus pada pengembangan kariernya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Mereka sering dianggap mandiri dan independen secara finansial, serta memiliki ambisi untuk mencapai kesuksesan dalam bidang yang mereka geluti.

Sementara itu, mengutip data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, pada 2024, ada 874.939 orang laki-laki bekerja, dari total penduduk yang bekerja, yakni sebanyak 1.404.426 orang.

Baca Juga:

Wanita karier
Ilustrasi wanita karier – Istimewa

Berikut adalah jumlah Wanita Sukabumi berusia 15 tahun ke atas yang bekerja dalam satu pekan terakhir, menurut jenis pekerjaannya. Dikutip dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (22/4/2025).

  • Berusaha sendiri, atau Wanita Sukabumi yang berwirausaha tanpa dibantu orang lain sebanyak 83.097 orang
  • Berusaha dengan bantuan buruh tidak tetap sebanyak 81.751 orang
  • Berusaha dengan bantuan buruh tetap sebanyak 9.699 orang
  • Buruh/Karyawan/Pegawai, atau Wanita Sukabumi yang bekerja sebagai buruh sebanyak 139.619.
  • Pekerja bebas pertanian. Wanita Sukabumi yang bekerja di bidang ini ada sebanyak 27.728 orang
  • Pekerja bebas non-pertanian sebanyak 30.550 orang
  • Pekerja keluarga atau bantuan anggota keluarga dan tidak dibayar sebanyak 157.043 orang.

Dilarang republikasi artikel kategori Headline dan Rubrik Headline tanpa seizin Redaksi sukabumiheadline.com

Berita Terkait

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat
Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian
Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?
Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia
Jumlah PHK di Sukabumi Juni 2026, nasional 32.389 kasus, terbanyak Jawa Barat
9 tahun menanti ganti rugi Jalan Tol Bocimi, warga Sukabumi meninggal dunia, rumah mau ambruk
Jomplang! Setiap 26 ribu jiwa perempuan Kota Sukabumi diwakili satu anggota DPRD
Melawan kampanye “marriage is scary”, Gen Z Sukabumi malah terbentur tradisi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:12 WIB

Jumlah wanita Sukabumi lebih sedikit ketimbang pria, ternyata bukan karena kematian

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:16 WIB

Menghitung angka drop out pelajar di Kabupaten Sukabumi 2026: SD juara 3, SMP dan SMA?

Selasa, 21 Juli 2026 - 04:52 WIB

Profil Wilhelmina, Ratu Belanda yng enggan melihat warga Sukabumi bahagia

Senin, 20 Juli 2026 - 01:50 WIB

Jumlah PHK di Sukabumi Juni 2026, nasional 32.389 kasus, terbanyak Jawa Barat

Berita Terbaru

Warga Sukabumi, Batam dan Indramayu terlantar di Fiji - Ist

Peristiwa

5 warga Palabuhanratu Sukabumi terlantar di Fiji

Minggu, 23 Agu 2026 - 21:23 WIB

Ilustrasi aktivitas pemadam kebakaran hutan - sukabumiheadline.com

Headline

Terbesar di Sukabumi, 184 hektare hutan terbakar di Jawa Barat

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:45 WIB

Ilustrasi mahasiswa berkumpul dan diskusi di depan kampus - sukabumiheadline.com

Kesehatan

Membanding ciri orang dengan frekuensi tinggi dan rendah

Minggu, 23 Agu 2026 - 01:50 WIB