Oknum guru di Surade Sukabumi jadi tersangka kasus asusila

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

Ilustrasi pencabulan terhadap anak - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Seorang oknum guru madrasah di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berinisial ES, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana asusila. Alhasil, pria yang juga pelatih voli tersebut kini harus mendekam di sel Polres Sukabumi.

“Sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Untuk keperluan penyidikan dan sudah dilakukan penahanan,” ujar Kasatreskrim Polres Sukabumi, Iptu Hartono, Jumat (5/12/2025).

Ditamy Hartono, ES dijerat Pasal 81 ayat (2), (3) dan atau Pasal 82 ayat (1), (2) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu RI No. 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, junto Pasal 76D, 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancamannya hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun, sesuai pasal yang dilanggar tindak pidana kekerasan terhadap anak, dan melanggar pasal yang mana dimaksud dalam Undang-Undang Perlindungan Anak,” jelas Hartono.

Sebelumnya, Kapolres Sukabumi, AKBP Samian menyatakan, bahwa pengamanan terhadap ES merupakan bagian dari respons cepat kepolisian terhadap perkara yang mendapat perhatian publik tersebut.

Baca Juga :  Kronologis dua gadis di bawah umur asal Sukabumi dipaksa jadi PSK

“Benar, yang bersangkutan (ES) sudah kami amankan. Saat ini saudara ES sudah berada di Mako Polres Sukabumi untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Unit PPA,” ujar AKBP Samian, Kamis (4/12/2025).

Samian menambahkan, Polres Sukabumi berkomitmen menangani perkara ini secara profesional dan transparan. Ia mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Surade, untuk tetap menjaga ketenangan serta memberikan ruang bagi penegak hukum menjalankan tugasnya.

Berita Terkait

Kolaborasi haram pemuda Cibadak Sukabumi dan orang tua dari Binjai berujung sel
Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang
Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar
Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari
Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar
Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba
Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:37 WIB

Alvin, wisatawan asal Bogor korban tewas terseret ombak Pantai Sukabumi, satu hilang

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:02 WIB

Diserahkan ke perusahaan, 5 fakta pria asal Sukabumi gandir usai cekcok dengan pacar

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:25 WIB

Identitas dua wisatawan asal Bogor hilang terseret ombak Pantai Karangpapak Sukabumi, masih dicari

Sabtu, 17 Januari 2026 - 01:39 WIB

Pria Sukabumi ini gantung diri usai cekcok dengan pacar

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:40 WIB

Miris, mahasiswa di Sukabumi kuliah sambil jual narkoba

Berita Terbaru

Ilustrasi wartawan sedang wawancara narasumber - sukabumiheadline.com

Regulasi

Bolehkah wartawan dituntut pidana? Ini putusan terbaru MK

Senin, 19 Jan 2026 - 22:39 WIB