SUKABUMIHEADLINES.com – Di tangan Habil Aziz (24 tahun) limbah palet kayu jati belanda bisa jadi barang bernilai rupiah. Limbah kayu ia sulap menjadi meja dan kursi, meja lipat, sampai gantungan serbaguna.
Habil Aziz adalah pemuda asal Kampung Nagrak, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Ia sudah menekuni usaha ini sejak tahun 2017.
“Limbah palet kayu jati belanda ini juga cocok untuk dekorasi cafe atau alat rumah tangga. Untuk jasa pembuatan antara Rp 20.000 sampai Rp 800.000, tergantung tingkat kesulitannya,” kata Habil kepada sukabumiheadlines.com, Rabu, 14 Juli 2021.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain membuat barang dari limbah palet kayu, mahasiswa Komputerisasi Akuntansi ini juga pandai melukis. Keahliannya melukis bahkan sudah dimulai sejak SMA.
“Sudah punya hobi seni sejak lama, tapi untuk menjual jasa seni baru sekitar empat tahun yang lalu pas lulus SMA,” kata Habil.
“Kalau melukis dari bahan canvas dan kayu juga bisa. Saat ini belum punya brand sendiri, baik kerajinan kayu maupun seni lukis. Masih sistem order sesuai pesanan. Kalau mau lihat-lihat bisa dicek di Facebook Jasa Lukis Pensil-Painting Services dan Instagram @billpaint,” pungkasnya.