Sabtu Desember kelabu, turis tewas terseret ombak Pantai Karanghawu Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turis lokal tewas terseret ombak Pantai Karanghawu Sukabumi - Ist

Turis lokal tewas terseret ombak Pantai Karanghawu Sukabumi - Ist

sukabumiheadline.com – Seorang turis lokal tewas di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Sabtu (27/12/2025). Korban dilaporkan meninggal dunia setelah terseret ombak saat berenang.

Berdasarkan informasi diperoleh, pria korban berenang seorang diri di kawasan pantai sebelum tiba-tiba datang ombak besar disertai arus deras yang menyeret tubuhnya menjauh dari bibir pantai.

Informasi dari Koordinator SAR Basarnas Sukabumi, Suryo Adianto, peristiwa terjadi pada Sabtu pagi sekira pukul 10.00 WIB, dan korban belum diketahui identitasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insiden kecelakaan laut tersebut terjadi ketika korban sedang berenang seorang diri. Tiba-tiba datang ombak besar yang menyeret korban hingga ke tengah laut,” kata Suryo.

Petugas yang berjaga di lokasi segera melakukan upaya penyelamatan. Saat berhasil dijangkau di tengah laut, korban masih dalam kondisi sadar dan sempat memegang alat keselamatan.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Ditpolairud, Basarnas, dan Balawista langsung bergerak cepat setelah menerima laporan.

“Kondisinya memburuk saat proses evakuasi menuju daratan. Ketika kami pegang, korban masih sadar. Tapi saat ditarik ke darat, korban sudah tidak sadarkan diri,” jelasnya.

“Setibanya di tepi pantai, tim SAR Gabungan langsung melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) sebagai pertolongan pertama sambil menunggu ambulans,” papar Suryo.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Cisolok untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Namun nahas, nyawa korban gagal diselamatkan.

Jenazah korban selanjutnya dipindah ke RSUD Palabuhanratu untuk keperluan autopsi serta proses identifikasi lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya agar segera melapor ke pihak kepolisian atau RSUD Palabuhanratu,” harap Suryo.

Berita Terkait

31 tahun tubuh digerogoti belatung, keluarga Ahmad Yani terharu dijenguk Bupati Sukabumi
Pengakuan warga terima daging kurban dari Bupati Sukabumi: “Surprise!”
Anjlok 12,23%, rincian pendapatan daerah Kabupaten Sukabumi Mei 2026
Antisipasi konvoi Bobotoh Persib, polisi di Sukabumi siapkan rekayasa lalin dan amankan nobar
Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah
Mengintip capaian 1 tahun Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, Asep Japar – Andreas
DPRD Kabupaten Sukabumi awasi keabsahan legalitas HGU, opsi kembalikan ke negara
Nasib miris Abah Mitra dan Sawiah asal Sukabumi, tidur di luar karena gubuk mau ambruk

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:58 WIB

31 tahun tubuh digerogoti belatung, keluarga Ahmad Yani terharu dijenguk Bupati Sukabumi

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:58 WIB

Pengakuan warga terima daging kurban dari Bupati Sukabumi: “Surprise!”

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:25 WIB

Anjlok 12,23%, rincian pendapatan daerah Kabupaten Sukabumi Mei 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:55 WIB

Antisipasi konvoi Bobotoh Persib, polisi di Sukabumi siapkan rekayasa lalin dan amankan nobar

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:07 WIB

Petani dibacok di Cikidang Sukabumi, Fraksi Rakyat: Tamparan untuk pemerintah

Berita Terbaru