Survei Litbang Kompas RK Cawapres Teratas, Gerindra: Ditentukan Ketum Partai

- Redaksi

Sabtu, 29 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridwan Kamil. l Ilustrasi: Fery Heryadi

Ridwan Kamil. l Ilustrasi: Fery Heryadi

SUKABUMIHEADLINE.com l Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) yang melejit di survei calon wakil presiden (cawapres) 2024 versi Litbang Kompas yang dirilis. Hasilnya, RK menduduki posisi teratas.

Ada 12 nama tokoh yang elektabilitasnya diukur menjadi wapres 2024 di antaranya Ridwan Kamil, Sandiaga Uno hingga Mahfud Md. Berikut hasilnya:
1. Ridwan Kamil 11,5 persen
2. Sandiaga Uno 10,6 persen
3. Anies Baswedan 9,3 persen
4. Ganjar Pranowo 7,3 persen
5. Agus Harimurti Yudhoyono 6,5 persen
6. Prabowo Subianto 4,4 persen
7. Tri Rismaharini 2,5 persen
8. Erick Thohir 2,4 persen
9. Khofifah Indarparawansa 1,7 persen
10. Puan Maharani 1,4 persen
11. Muhaimin Iskandar 1 persen
12. Mahfud Md 0,8 persen
Lainnya 5,3 persen
Tidak ada 2,5 persen
Tidak Tahu 32,7 persen.

Dikutip dari Litbang Kompas, Sabtu (29/10/2022), survei bersifat periodik dengan metode wawancara tatap muka random sampling.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Survei digelar sejak 24 September hingga 7 Oktober, di mana jumlah respondennya sebanyak 1.200 orang di seluruh Indonesia.

Litbang Kompas menyebut tingkat kepercayaan pada survei tokoh-tokoh pada bursa cawapres 2024 ini 95 persen. Sementara itu margin of error penelitian sekitar 2,8 persen.

Respons Gerindra

Sementara, dilansir detik.com, Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan wajar hasil elektabilitas bisa naik turun.

“Saya sudah berkali-kali bilang bahwa survei yang dilakukan lembaga survei sifat fluktuatif,” kata Dasco.

Dasco mengapresiasi tingkat elektabilitas RK yang mengalami kenaikan di papan survei. Namun dia menekankan penentuan capres dan cawapres ditentukan oleh kedua ketum di koalisi Gerindra dan PKB, yakni Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

“Kemudian ada beberapa nama misalnya termasuk RK, tetapi seperti kita ketahui bersama dalam penentuan capres-cawapres oleh Pak Prabowo dan Muhaimin itu kita pegang sampai sekarang,” ujar dia.

Berita Terkait

Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta
Riwayat hidup dan profil bos buruh Said Iqbal, masuk Kabinet Prabowo-Gibran
Profil Dadan Hindayana: Eks Kepala BGN satu SMA Panglima TNI, dilantik Jokowi dipecat Prabowo
Profil, biodata dan harta Maulana Yusuf Erwinsyah, politikus PKB paling rajin kritik KDM
10 isu revisi RUU Pemilu dan ambang batas parlemen hingga DPRD
Survei capres/cawapres: Dari Prabowo, KDM, Anies, Gibran, AHY, Sherly hingga Ahmad Luthfi
Gerindra juara, Golkar anjlok, survei terbaru elektabilitas parpol dibanding Pemilu 2024
Profil dan karier Daniel Muttaqien, politisi Golkar Sukabumi: Sosok pemersatu

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:46 WIB

Kisah Menteri Kesehatan asal Sukabumi bikin kebijakan subsidi pengobatan kusta

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:52 WIB

Riwayat hidup dan profil bos buruh Said Iqbal, masuk Kabinet Prabowo-Gibran

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:25 WIB

Profil Dadan Hindayana: Eks Kepala BGN satu SMA Panglima TNI, dilantik Jokowi dipecat Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:16 WIB

Profil, biodata dan harta Maulana Yusuf Erwinsyah, politikus PKB paling rajin kritik KDM

Kamis, 23 April 2026 - 18:15 WIB

10 isu revisi RUU Pemilu dan ambang batas parlemen hingga DPRD

Berita Terbaru