Terseret Kasus Cinta Segi Tiga, Pencalegan Emilia Nurhayati dari Nasdem Sukabumi Dinilai Tak Etis

- Redaksi

Jumat, 26 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media sosialisasi pencalegan Emilia Nurhayati. l Istimewa

Media sosialisasi pencalegan Emilia Nurhayati. l Istimewa

sukabumiheadline.com l Pencalonan Emilia Nurhayati sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg) di Dapil 3 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dinilai tidak etis oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, Muhammad Lutfi Assidiq.

Lutfi menilai, sosok Emilia yang adalah saksi kunci dalam kasus tabrak lari yang menewaskan mahasiswi Unsur, Selvi Amalia, beberapa waku lalu serta kasus cinta segi tiga dengan salah seorang oknum polisi berinisial Kompol D.

“Kami pikir ini tidak etis. Ketika kasus belum selesai tapi sudah berani mencalonkan diri sebagai wakil rakyat,” kata Lutfi dalam keterangan diterima sukabumiheadline.com, Jumat (26/5/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, persidangan kasus tersebut hingga kini masih berproses di Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Terakhir, sidang dengan agenda pemeriksaan saksi meringankan terpaksa ditunda karena salah seorang hakim tidak bisa hadir pada 9 Mei lalu.

Baca Juga :  Sejoli Bukan Pasutri dan Miras Diamankan, Operasi Pekat Satpol PP Sukabumi Bocor

Sebagai sesama mahasiswi Unsur, Lutfi mengaku sakit hati mendengar kabar pencalonan Emilia di Sukabumi. Meski begitu, Ia menyadari Emilia memiliki hak yang sama untuk ikut serta sebagai bacaleg dalam Pemilu 2024.

“Kami selaku mahasiswa Unsur Cianjur sangat merasa sakit hati ketika ada orang yang terlibat dalam kasus tabrak lari kepada saudara kami sesama mahasiswa dengan percaya diri mencalonkan diri sebagai wakil rakyat,” kata dia.

“Cukup tersenyum mendengar kabar ini. Kiranya sudah tak aneh juga orang yang pernah punya kasus besar, terus mencalonkan sebagai wakil rakyat,” kata dia.

Namun demikian, Lutfi yakin masyarakat bisa menilai sendiri perihal bacaleg yang harus dipilih pada Pemilu mendatang.

“Saya yakin masyarakat pun bisa melihat siapa yang layak dan pantas menjadi wakil rakyat di daerahnya,” kata dia.

Baca Juga :  Dituding Ahli Sihir, Pahlawan Devisa asal Jampang Sukabumi Disiram Air Panas oleh Majikan

BACA JUGA:

Jadi Bacaleg NasDem di Sukabumi, Emilia Nurhayati dalam Skandal dengan Polisi dan Tabrak Lari Mahasiswi

Seperti diketahui, Nama Emilia Nurhayati sempat mencuat dalam kasus tabrak lari mahasiswi Unsur Cianjur. Dalam perjalanannya, kasus ini juga mengungkap skandal yang melibatkan Emilia dengan Kompol D, seorang perwira Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW Partai NasDem Jawa Barat, Ade Sudrajat Usman, mengungkapkan alasan mengapa partainya mencalonkan Emilia di Sukabumi.

Bacaleg cantik kelahiran 11 Mei tahun 2000 warga Kecamatan Batununggal, Kota Bandung itu dicalonkan sebagai bacaleg di Dapil 3 Sukabumi. Dapil yang terdiri enam kecamatan yakni Cikidang, Cikembar, Cibadak, Nagrak, Cicantayan, dan Caringin.

“Dia punya jaringan dan elektoral yang bagus,” kata Ade dikonfirmasi, Selasa (23/5/2023) lalu.

“Kasus tabrakan, bukan dia sebagai terdakwa dan bukan dia yang mengendarai kendaraan. Hanya kebetulan ada di dalam mobil tersebut,” tambah Ade.

Berita Terkait

Sosiolog UI ajak hukum partai politik yang berkhianat, bisu dan tuli terhadap suara rakyat
Didirikan Anies Baswedan, ini susunan pengurus Ormas Gerakan Rakyat
Profil, agama dan biodata Andreas, pengusaha jadi Wakil Bupati Sukabumi
Temuan tulang belulang manusia gegerkan warga Pabuaran Sukabumi, begini wujudnya
MK tolak gugatan Iyos-Zainul, Asep Japar-Andreas sah Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih
PHPU Bupati Sukabumi, di MK Iyos-Zainul ungkit dugaan penggelembungan suara 469 TPS
Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih Asep Japar-Andreas batal dilantik 6 Februari 2025
Kenali 50 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi 2024-2029 menurut dapil, asal parpol dan suara

Berita Terkait

Sabtu, 29 Maret 2025 - 13:00 WIB

Sosiolog UI ajak hukum partai politik yang berkhianat, bisu dan tuli terhadap suara rakyat

Jumat, 28 Februari 2025 - 18:42 WIB

Didirikan Anies Baswedan, ini susunan pengurus Ormas Gerakan Rakyat

Sabtu, 22 Februari 2025 - 00:55 WIB

Profil, agama dan biodata Andreas, pengusaha jadi Wakil Bupati Sukabumi

Minggu, 9 Februari 2025 - 21:26 WIB

Temuan tulang belulang manusia gegerkan warga Pabuaran Sukabumi, begini wujudnya

Kamis, 6 Februari 2025 - 00:01 WIB

MK tolak gugatan Iyos-Zainul, Asep Japar-Andreas sah Cabup/Cawabup Sukabumi terpilih

Berita Terbaru

Lambang atau logo koperasi lama dan baru - Istimewa

Regulasi

Mengenal definisi, logo, prinsip, tujuan dan jenis koperasi

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:04 WIB