5 Kota Biaya Hidup Termahal di Indonesia, Warga Sukabumi Wajib Baca Sebelum Merantau

- Redaksi

Rabu, 4 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung bertingkat dan rumah penduduk Jakarta. L Istimewa

Gedung bertingkat dan rumah penduduk Jakarta. L Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Kota kota besar di Indonesia menjadi daya tarik warga untuk mencari penghidupan baru. Beragam lapangan pekerjaan tersedia dengan besaran gaji menggiurkan.

Meski menjanjikan penghasilan layak, kota besar juga lebih menyedot banyak gaji atau penghasilan untuk berbagai kebutuhan hidup, seperti kebutuhan pangan dan hiburan yang harus dibayar lebih mahal dibandingkan di daerah lain.

Menurut hasil survei biaya hidup (SBH) tahun 2018

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nah, sebelum warga Sukabumi memutuskan merantau, ada baiknya membaca dulu tulisan ini. Berikut adalah 5 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia, dirangkum sukabumiheadline.com dari hasil survei biaya hidup (SBH) tahun 2018.

5. Semarang

Hidup di Kota Lumpia ini terbilang mahal, sehingga berada di posisi lima besar kota dengan jaya hidup termahal di Indonesia.

Rata rata pengeluaran per kapita di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, ini sebesar Rp3.257.315. Sedangkan, total rata-rata pengeluaran rumah tangga sekira Rp13.680.725.

4. Depok

Baca Juga :  Nah Lho, Izin Usaha Group Lease Finance Indonesia Dicabut OJK

Sebagai penyangga ibu kota, Jakarta, Depok, Jawa Barat, berada di posisi 4 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia.

Depok merupakan salah satu primadona hunian buat warga Jakarta yang ingin menggeser letak hidupnya. Karenanya, industri properti di Depok berkembang pesat.

Meskipun Depok tidak memiliki kawasan industri, tapi banyak perusahaan asing yang beroperasi di kota pecahan dari Kabupaten Bogor itu, terutama di kawasan Jl Raya Jakarta-Bogor.

Bahkan, mantan Wali Kota Depok Nurmahmudi Ismail menyebut jika perputaran uang di daerahnya pada 2013 mencapai Rp4 triliun per tahun.

Total rata-rata pengeluaran per kapita di Depok sebesar Rp3.424.560. Sedangkan, rata-rata pengeluaran rumah tangga sekira Rp13.355.784.

3. Bekasi

Seperti halnya Depok, wilayah lain di Jawa Barat di posisi 5 besar, adalah Bekasi. Kota yang juga merupakan daerah penyangga Jakarta, berada di posisi 3 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia.

Bekasi menjadi magnet sebagian warga di daerah untuk mencari peruntungan. Bekasi juga memiliki upah minimum kota terbesar di Jawa Barat, yakni sebesar Rp4,8 juta.

Baca Juga :  Sejak 15 Februari Jakarta Bukan Lagi Ibu Kota Republik Indonesia, Ini Alasannya

Meski punya UMK tinggi, Bekasi juga merupakan kota dengan biaya hidup termahal. Total rata-rata pengeluaran per kapita di Bekasi sebesar Rp4.119.168. Sedangkan, rata-rata pengeluaran rumah tangga sebesar Rp16.888.582.

2. Surabaya

Selanjutnya, di posisi 2 kota dengan biaya hidup termahal di Indonesia, adalah Surabaya.

Di Ibu Kota Provinsi Jawa Timur ini, total rata-rata pengeluaran per kapita sebesar Rp4.240.902. Sedangkan, rata-rata pengeluaran rumah tangga Rp16.115.429.

1. Jakarta

Jakarta menempati urutan pertama sebagai kota dengan biaya hidup termahal.

Menurut hasil survei SBH 2018, rata-rata pengeluaran per kapita di Jakarta sebesar Rp4.446.770. Sedangkan, rata rata pengeluaran rumah tangga adalah Rp16.897.727.

Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut.

Berita Terkait

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi
Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi
15 tren usaha mikro 2026 di desa, dari AI hingga cuci motor panggilan
Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi
Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi
Kolang-kaling Sukabumi, kecamatan penghasil dan manfaatnya bagi kesehatan
Kementerian PU: Konstruksi Jalan Tol Bocimi Seksi 3, Parungkuda-Sukabumi Barat 71,95%
20 kecamatan teratas penghasil cabai rawit Sukabumi, konsisten meskipun harga fluktuatif

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:19 WIB

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:30 WIB

Sejarah, konsesi 50 tahun dan persentase pemegang saham Jalan Tol Ciawi-Sukabumi

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:20 WIB

Gegerbitung juara! Ini 40 kecamatan penghasil cabai keriting di Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 22:10 WIB

Untuk tahu/tempe 70% masih impor, segini kebutuhan dan produksi kedelai di Sukabumi

Senin, 9 Februari 2026 - 18:50 WIB

Kolang-kaling Sukabumi, kecamatan penghasil dan manfaatnya bagi kesehatan

Berita Terbaru

Regulasi

Kementerian Pertanian kawal swasembada pangan di Sukabumi

Kamis, 12 Feb 2026 - 00:19 WIB

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127 - Ist

Legislatif

Pesan Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi di Kegiatan TMMD ke-127

Rabu, 11 Feb 2026 - 22:57 WIB


Notice: Fungsi WP_Styles::add ditulis secara tidak benar. The style with the handle "thickbox" was enqueued with dependencies that are not registered: dashicons. Silakan lihat Debugging di WordPress untuk informasi lebih lanjut. (Pesan ini ditambahkan pada versi 6.9.1.) in /home/sukaheadline/htdocs/sukabumiheadline.com/wp-includes/functions.php on line 6131