Digeruduk Minibus, Pagar Toko dan Rumah Warga Cisolok Sukabumi Hancur

- Redaksi

Selasa, 5 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan akibat lakalantas di Palabuhanratu. l Istimewa

Kerusakan akibat lakalantas di Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINES.com l PALABUHANRATU – Hilang kendali sebuah minibus jenis Toyota Avanza tabrak pagar rumah dan toko warga Kampung Cipanas, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, hingga hancur.

Kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Toyota Avanza F 1015 UW terjadi Senin, 4 April 2022, sekitar pukul 23.00 WIB saat jalanan sedang sepi.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun sejumlah fasilitas pagar rumah warga dan pagar toko hancur.

Tidak hanya itu kendaraan toyota Avanza yang dikemudikan Yopi Andriyani (21) membawa penumpang Ramdan Hidayat (20) keduanya merupakan warga Cilograng, Kabupaten Lebak, mengalami kerusakan di beberapa bagian.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakum) Satlantas Polres Sukabumi Ipda M. Yanuar Fajar mengungkapkan, kejadian berawal sekitar pukul 23.00 WIB, kendaraan toyota Avanza melaju dari arah Cisolok menuju Palabuhanratu.

Saat sampai di tempat kejadian yang melintasi jalan menikung ke kanan, pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraannya dengan baik.

“Hilang kendali ke bahu jalan sebelah kanan dan menabrak pagar rumah warga dan pagar toko hingga hancur,” ujarnya kepada sukabumiheadlines.com, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga :  Diimingi Gaji Besar, Ternyata Gadis Cibadak Sukabumi Ini Malah Disuruh Kerja Paksa

“Korban jiwa gak ada, hanya kerugian materi diperkirakan Rp30 jutaan. Kendaraan juga rusak di beberapa bagian,” sambungnya.

Adanya kejadian tersebut, M. Yanuar Fajar mengimbau kepada para pengendara baik roda dua maupun roda empat untuk selalu berhati-hati dan waspada saat mengendarai kendaraannya.

“Para pengendara untuk lebih berhati-hati dan waspada saat melajukan kendaraan, apalagi saat malam hari,” tandasnya.

Berita Terkait

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan
Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan
11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad
Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik
Pria pelaku pencabulan anak di Cisaat Sukabumi ditangkap di rental PS
Ngeri, penemuan mayat tanpa kepala tapi tubuh utuh di Sukabumi
Nestapa Abah Uloh, lansia korban bencana alam Sukabumi huni gubuk reyot
Batu numpuk dalam rumah, warga korban bencana Sukabumi nangis tak ada perhatian

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:26 WIB

Ujian berat warga Jampang Tengah Sukabumi belum berakhir, diaspal hanya tahan 3 bulan

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:00 WIB

Disentil KDM, Pemkab Sukabumi satset verval korban bencana di Simpenan

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:33 WIB

11 kecamatan di Sukabumi diterjang banjir dan longsor, karya KDM rungkad

Senin, 12 Januari 2026 - 00:01 WIB

Momen Bupati Sukabumi dipuji setinggi langit oleh KDM, sebelumnya sempat dikritik

Minggu, 11 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pria pelaku pencabulan anak di Cisaat Sukabumi ditangkap di rental PS

Berita Terbaru

Ilustrasi sebaran hoaks di dunia digital - sukabumiheadline.com

Tekno & Sains

2025 Sukabumi tertinggi, JSH: Hoaks di Jawa Barat naik signifikan

Kamis, 15 Jan 2026 - 16:55 WIB