Selusin wanita terlibat prostitusi online, siap dikirim ke Sukabumi

- Redaksi

Kamis, 26 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pelaku prostitusi online - Ist

Terduga pelaku prostitusi online - Ist

sukabumiheadline.com – Sebanyak belasan perempuan yang diduga terlibat praktik prostitusi daring terjaring dalam operasi penyakit masyarakat (pekat) di sebuah kontrakan di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/6/2025) dini hari.

Koordinator Satgas Gaktibmas Tegar Beriman Rhama Kodara mengatakan operasi gabungan tersebut menyasar kontrakan yang telah menjadi target penertiban berdasarkan laporan masyarakat.

Baca Juga: Teganya Fajri, Pria Sukabumi Ini Jual Istri ke Lelaki Hidung Belang Ambil Rp50 Ribu per Transaksi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam kegiatan ini, kami mengamankan sebanyak 12 perempuan dan tiga laki-laki. Dari jumlah tersebut, sembilan perempuan diduga merupakan pekerja seks komersial (PSK) daring, sementara tiga pasangan bukan suami istri ditemukan berada di dalam kamar,” kata Rhama.

Baca Juga :  Belasan pemotor pengguna knalpot bising diamankan Satlantas Polres Sukabumi

Baca Juga: Terlibat prostitusi online tarif Rp175 ribu, remaja asal Sukabumi diamankan di Bogor

Petugas gabungan yang terdiri atas Satpol PP, Dinas Sosial (Dinsos), dan TNI langsung melakukan penyisiran ke dalam kontrakan yang berada di permukiman warga. Seluruh penghuni diperiksa satu per satu, dan beberapa pasangan bukan suami istri ditemukan dalam kamar.

Seluruh orang yang terjaring operasi langsung dibawa ke Kantor Satpol PP Kabupaten Bogor untuk dilakukan pendataan dan asesmen oleh petugas Dinsos.

Baca Juga: Gadis Bandung Open BO di Sukabumi karena “Pasarnya” Bagus

Baca Juga :  Gadis Multitalenta dari Cicurug Sukabumi, Produksi Kerudung Rumahan Berkualitas

Jika terbukti mereka akan dirujuk ke Satuan Pelayanan Rehabilitasi Sosial (SPRS), UPTD Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, untuk menjalani pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi di kemudian hari.

“Apabila dari hasil asesmen terbukti terlibat dalam praktik prostitusi daring, akan langsung dibawa ke panti rehabilitasi di Sukabumi,” ujarnya.

Baca Juga: 11 wanita PSK online dari Bogor dikirim ke Sukabumi, 4 idap HIV/Aids

Rhama menambahkan, operasi tersebut merupakan bagian dari penertiban penyakit masyarakat yang rutin dilakukan oleh Satgas Gaktibmas di wilayah Kabupaten Bogor.

Selain penertiban prostitusi daring, Satgas juga melakukan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran minuman keras, pedagang kaki lima (PKL), serta bangunan tanpa izin.

“Penertiban ini dilakukan sebagai upaya menciptakan ketertiban dan ketenteraman masyarakat di Kabupaten Bogor,” kata dia.

Berita Terkait

Serikat Pekerja tuntut makzulkan Dedi Mulyadi ke DPRD Jawa Barat
Budi G. Sadikin dan Dedi Mulyadi akan benahi pelayanan kesehatan di Sukabumi
Mayoritas warga Jawa Barat tak puas kinerja Dedi Mulyadi
Wali Kota Bogor Dedie Rachim ingatkan hal ini untuk warga Sukabumi
Gunung Padang Cianjur dipugar awal bulan ini
Hadiah Rp7,5 miliar, Gubernur Jawa Barat gelar Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan 2025
Mulai 14 Juli 2025, ini rincian jam masuk sekolah di Jabar untuk PAUD, SD, SMP dan SMA
Dikenal sebagai Geng 9 Naga, Tomy Winata akan bangun wilayah terisolir di Sukabumi

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:38 WIB

Serikat Pekerja tuntut makzulkan Dedi Mulyadi ke DPRD Jawa Barat

Minggu, 24 Agustus 2025 - 01:14 WIB

Budi G. Sadikin dan Dedi Mulyadi akan benahi pelayanan kesehatan di Sukabumi

Selasa, 19 Agustus 2025 - 13:09 WIB

Mayoritas warga Jawa Barat tak puas kinerja Dedi Mulyadi

Senin, 4 Agustus 2025 - 04:54 WIB

Wali Kota Bogor Dedie Rachim ingatkan hal ini untuk warga Sukabumi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 10:00 WIB

Gunung Padang Cianjur dipugar awal bulan ini

Berita Terbaru

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni - DPR RI

Politik

Ahmad Sahroni dipecat usai viral respons kritik bubarkan DPR

Jumat, 29 Agu 2025 - 19:30 WIB