Dibangun dua tahap, pemerintah siapkan Rp14 triliun untuk Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jalan tol - Istimewa

Ilustrasi jalan tol - Istimewa

sukabumiheadline.com – Pemerintah berencana membangun jalan tol baru di wilayah Jawa Barat yang menghubungkan Sukabumi-Ciranjang-Padalarang.

Pembangunan jalan tol ini diperkirakan menelan biaya lebih dari Rp14 triliun dan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi lalu lintas serta mempercepat distribusi barang.

Untuk informasi, Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang memiliki panjang lintasan 45 kilometer dan akan dibangun dalam dua tahap, yakni Seksi Sukabumi-Ciranjang sepanjang 21 kilometer, dan Seksi Ciranjang-Padalarang sepanjang 24 kilometer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jabatan Fungsional Teknis Jalan Jembatan pada Dinas PUPR Bandung Barat, Doni TP Hutajalu, menyatakan bahwa proyek ini akan berlangsung dalam dua tahap dengan target penyelesaian pada 2029.

“Tahap pertama Sukabumi – Ciranjang sepanjang 21 kilometer dan tahap kedua Ciranjang – Padalarang sepanjang 24 kilometer,” ujarnya dikutip sukabumiheadline.com, Sabtu (9/8/2025).

Pembangunan tol ini direncanakan dimulai pada tahun 2025 dan diharapkan selesai pada tahun 2029. Pemerintah akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dalam proyek ini.

Dengan adanya jalan tol ini, diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pengguna jalan yang ingin mempersingkat jarak tempuh dan mengurangi kemacetan yang selama ini sering terjadi di daerah Cianjur, Bandung, dan Sukabumi.

Selain meningkatkan efisiensi lalu lintas, proyek ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Percepatan distribusi barang melalui akses jalan tol yang lebih lancar dapat meningkatkan aktivitas ekonomi dan investasi di wilayah sekitar.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih menunggu informasi lanjutan dari pemerintah pusat mengenai proyek ini. Saat ini, proses pembebasan lahan tengah berlangsung sebagai tahap awal persiapan pembangunan.

Dengan proyek tol ini, pemerintah berharap dapat memberikan solusi terhadap permasalahan transportasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jawa Barat.

Berita Terkait

Ternyata ini satu-satunya alasan KAI perluas elektrifikasi jalur KRL hingga Sukabumi
Soal KRL Sukabumi, KAI: Pelanggan KA Pangrango terus meningkat
Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek
Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai
Sukabumi hasilkan 11 ribu ton, ini 8 cara rawat pohon kakao tua agar berbuah lebat
Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih
Mulai 6 April 2026, bayar pajak kendaraan di Jabar tak perlu KTP pemilik lama
Daftar kecamatan penghasil jagung di Sukabumi, ratusan ribu ton!

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 18:57 WIB

Soal KRL Sukabumi, KAI: Pelanggan KA Pangrango terus meningkat

Jumat, 10 April 2026 - 13:39 WIB

Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek

Kamis, 9 April 2026 - 17:43 WIB

Berubah lagi, cicilan Kopdes Merah Putih kini dibayar APBN Rp3 miliar per gerai

Kamis, 9 April 2026 - 01:27 WIB

Sukabumi hasilkan 11 ribu ton, ini 8 cara rawat pohon kakao tua agar berbuah lebat

Senin, 6 April 2026 - 22:11 WIB

Bunyi aturan baru, DAU dan Dana Desa bisa digunakan untuk Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru

Ilustrasi pejuang kemerdekaan RI - sukabumiheadline.com

Nasional

Survei: 74,9% penduduk Indonesia siap ikut perang bela negara

Senin, 13 Apr 2026 - 07:01 WIB