Giliran Menhub bicara pembangunan jalur KRL Sukabumi dan Cikampek

- Redaksi

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi KRL Commuter Line - sukabumiheadline.com

Ilustrasi KRL Commuter Line - sukabumiheadline.com

sukabumiheadline.com – Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menyampaikan rencana memperpanjang jalur kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek hingga ke Cikampek dan Sukabumi, Jawa Barat.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Danantara menyiapkan anggaran sebesar Rp50 triliun. Baca selengkapnya: KRL Sukabumi dan Cikampek: Danantara siapkan Rp50 triliun, ini yang awal digarap

Terbaru, giliran Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi buka-bukaan soal rencana besar pemerintah tersebut. Dudy menjelaskan perpanjangan jalur KRL ini dilakukan melalui pemasangan listrik aliran atas (LAA) alias elektrifikasi, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menuju Cikampek, pemerintah akan memasang LAA dari Cikarang. Sementara untuk sampai ke Sukabumi, elektrifikasi dilakukan dari arah Bogor. Baca selengkapnya: Infografis: Peta elektrifikasi jalur commuter line Tanjung Priok – Sukabumi dan Cikampek

Peta Elektrifikasi Jalur Sukabumi dan Cikampek - Grafis sukabumiheadline.com
Infografis Peta Elektrifikasi Jalur Sukabumi dan Cikampek – Grafis sukabumiheadline.com

“Saya mendorong kepada KAI khususnya ya untuk yang Cikarang-Cikampek. Cikarang-Cikampek itu itu akan memberikan dampak yang cukup besar karena aglomerasi Jakarta akan sampai jauh ke Cikampek,” kata Dudy dalam pernyataan persnya.

“Kemudian yang Sukabumi ya, itu juga menjadi program kita itu supaya kita bisa penyebaran penduduk itu bisa menjadi lebih merata,” jelas Dudy.

Dudy menjelaskan elektrifikasi ini dapat membantu pergerakan masyarakat di sekitar kota Jakarta. Dengan begitu para pekerja dapat dengan mudah mengakses ke Jakarta tanpa harus tinggal wilayah kota tersebut.

Di saat yang bersamaan, pihaknya juga berencana melakukan peningkatan daya LAA jalur KRL Tanah Abang-Rangkasbitung. Hal ini perlu dilakukan agar jalur tersebut bisa dilalui KRL dengan jumlah gerbong yang lebih banyak.

Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line - Ilustrasi sukabumiheadline.com
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line – Ilustrasi sukabumiheadline.com

Selama ini jalur KRL Tanah Abang-Rangkasbitung hanya dilintasi kereta dengan rangkaian 10 gerbong saja. Sebab daya listrik di jalur itu tak cukup kuat untuk digunakan kereta listik 12 rangkaian seperti di Bekasi Line maupun Bogor Line.

“Daerah Rangkasbitung saya sebenarnya sudah minta kepada Pak Dirjen supaya mengganti kereta yang lebih besar lagi sehingga kapasitas angkutnya lebih banyak. Tapi memang salah satu syaratnya adalah kita memperbaiki jaringan elektrifikasinya,” terang Dudy.

Berita Terkait

Mau dibantu urus legalitas dan dapat bantuan pembiayaan? Gabung Sapa UMKM di sini
Aturan minimarket sesuai Permendag 23/2021 setelah kasus Alfamart ditutup massal
Pelatihan Vokasi Nasional 2026 via SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker, daftar di sini
Ini prosedur lalu lintas hewan dalam & antar kabupaten dan provinsi sesuai Permentan 17/2023
Ganti LPG 3 kg, pemerintah impor 100 ribu tabung CNG 3 kg dari China
RI negara pertama pakai CNG 3 kg untuk dapur, pernah meledak di Sukabumi 9 jadi korban
Rugikan buruh, ini poin alasan Permenaker 7/2026 harus direvisi total
Rp4 triliun disiapkan untuk perbaikan 1.800 perlintasan KA di Pulau Jawa

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:00 WIB

Mau dibantu urus legalitas dan dapat bantuan pembiayaan? Gabung Sapa UMKM di sini

Senin, 25 Mei 2026 - 04:59 WIB

Aturan minimarket sesuai Permendag 23/2021 setelah kasus Alfamart ditutup massal

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:31 WIB

Pelatihan Vokasi Nasional 2026 via SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker, daftar di sini

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:00 WIB

Ini prosedur lalu lintas hewan dalam & antar kabupaten dan provinsi sesuai Permentan 17/2023

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:37 WIB

Ganti LPG 3 kg, pemerintah impor 100 ribu tabung CNG 3 kg dari China

Berita Terbaru