sukabumiheadline.com – Melihat produksi buah-buahan nasional merupakan hal penting karena menjadi salah satu indikator dalam mengukur ketahanan pangan suatu negara. Di samping itu, dengan terjaganya ketersediaan pasokan buah-buahan, pemerintah dapat memastikan pemenuhan kebutuhan gizi harian masyarakat dapat terjamin dengan baik.
Menurut jenisnya, produksi buah-buahan di Indonesia didominasi oleh pisang yang mencapai 98,17 juta kuintal, sangat jauh melebihi produksi buah lainnya. Dari tahun ke tahun produksi pisang selalu yang paling tinggi, jumlahnya pun meningkat dari tahun 2024 yang sebesar 92,6 juta kuintal.
Tingginya jumlah produksi pisang ini diikuti oleh volume ekspornya yang juga mengalami peningkatan. Tercatat pertumbuhannya dari Januari 2026 terhadap Januari 2025 mencapai 10,4%.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di posisi berikutnya, nanas menempati urutan kedua dengan total produksi 32,15 juta kuintal, disusul oleh mangga yang mencatatkan angka 30,09 juta kuintal. Kelompok jeruk siam atau keprok juga memiliki kontribusi besar bagi produksi nasional dengan total 23,6 juta kuintal, sementara durian melengkapi lima besar dengan capaian produksi sebesar 17,27 juta kuintal.
Selanjutnya, pepaya berada di peringkat keenam dengan jumlah produksi sebanyak 12,81 juta kuintal, diikuti oleh salak yang diproduksi sebesar 12,63 juta kuintal
Komoditas alpukat turut memberikan angka signifikan sebanyak 10,7 juta kuintal dalam setahun. Pada posisi dua terbawah di daftar sepuluh besar ini, terdapat nangka atau cempedak dengan total produksi 8,17 juta kuintal serta rambutan dengan jumlah 8,05 juta kuintal.
Jawa Timur juara produksi pisang nasional
Jawa Timur memimpin sebagai provinsi penghasil pisang terbesar di Indonesia pada tahun 2025 dengan total produksi mencapai 28,1 juta kuintal. Jumlah produksinya meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 27,68 juta kuintal.
Posisi kedua ditempati oleh Lampung dengan capaian sebesar 20,01 juta kuintal, yang kemudian diikuti oleh Jawa Barat dengan produksi sebanyak 13,12 juta kuintal. Selanjutnya, Jawa Tengah mencatatkan angka produksi sebesar 9,4 juta kuintal, sementara Sumatra Selatan melengkapi daftar lima besar dengan kontribusi sebanyak 4,53 juta kuintal.
Di peringkat berikutnya, Banten menghasilkan 3,38 juta kuintal pisang, disusul oleh Sulawesi Barat yang mencatatkan produksi sebesar 2,45 juta kuintal. Sulawesi Selatan berada di posisi kedelapan dengan angka 1,83 juta kuintal, diikuti oleh Nusa Tenggara Timur yang menyumbang produksi sebesar 1,69 juta kuintal.
Daftar sepuluh besar ini ditutup oleh Sumatra Barat dengan total produksi sebesar 1,51 juta kuintal. Data ini menunjukkan sebaran wilayah produksi yang didominasi oleh Jawa dan Sumatra.
Lantas, berapa volume produksi pisang di Kabupaten Sukabumi?
Baca Juga: Ada Sukabumi di Daftar Daerah Penghasil Pisang Terbesar, Tapi Bukan Juaranya
Produksi pisang di Sukabumi

Mengutip data Statistik Pertanian Hortikultura (SPH) dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah diperbarui 10 Juni 2025, produksi pisang di Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu komoditas unggulan hortikultura dengan hasil mencapai 1.237.676 kuintal (123 ribu ton lebih).
Sentra produksi tersebar di kecamatan seperti Gegerbitung, Waluran, Ciracap, dan Ciemas hingga Caringin. Selain komoditas lokal, Sukabumi juga mengembangkan kampung pisang untuk tujuan ekspor, seperti pisang Bajo Pilar di Warungkiara.
Dikutip sukabumiheadline.com, Jumat (21/5/2026), berikut adalah Top 10 kecamatan penghasil pisang terbesar di Sukabumi:
- Gegerbitung: 176.030 kuintal (17.600 ton)
- Cisolok: 152.000 kuintal (15.200 ton)
- Cidolog: 131.127,80 kuintal (13.127 ton)
- Bantargadung: 130.790 kuintal (13.079 ton)
- Parakansalak: 80.000 kuintal (8.000 ton)
- Kalapanunggal: 67.646 kuintal (6.764 ton)
- Palabuhanratu: 41.601,75 kuintal (4.160 ton)
- Lengkong: 32.658 kuintal (3.265 ton)
- Kadudampit: 31.864 kuintal (3.186 ton)
- Caringin: 30.499 kuintal (3.049 ton)
Sementara itu, 10 kecamatan penghasil pisang paling sedikit, adalah:
- Cibitung: 1.806 kuintal (180 ton)
- Sukaraja: 1.132 kuintal (113 ton)
- Tegalbuleud: 1.039 kuintal (103 ton)
- Cibadak: 1.000,10 kuintal (100 ton)
- Surade: 851,50 kuintal (85 ton)
- Cireunghas: 648,25 kuintal (64,8 ton)
- Sukabumi: 452,50 kuintal (45,25 ton)
- Kebonpedes: 272 kuintal (27,2 ton)
- Nyalindung: 264,60 kuintal (26,46 ton)
- Cisaat: 24 kuintal (2,4 ton)
Kabupaten Sukabumi total menghasilkan 1.213.263,05 kuintal pisang, atau sekira 121.326 ton pisang pada 2025. Sementara sisanya tersebar di kecamatan berikut: baca selengkapnya: 1,2 juta kuintal per tahun! Ini top 10 kecamatan penghasil pisang terbesar di Sukabumi









