sukabumiheadline.com – Jenis perkebunan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tidak sebatas teh dan karet. Bukan tanpa alasan, karena kedua jenis perkebunan tersebut relatif mudah ditemui keberadaan dan lokasinya.
Namun, ternyata di Kabupaten Sukabumi juga terdapat berbagai jenis tanaman yang dihasilkan perkebunan, seperti lada, pala, kelapa hingga karet, dan lainnya.
Mengutip data Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi, dari Badan Pusat Statistik (BPS), ada ribuan hektare lahan perkebunan dengan berbagai jenis tanaman di dalamnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rekomendasi Redaksi:
- Ingat Gutta Percha Tjipetir tercecer di laut Eropa? Ini 18 kecamatan di Sukabumi penghasil getah karet
- TJIPETIR dari Sukabumi yang hebohkan Eropa, tenggelam bersama Miyazaki Maru dan Titanic
Menurut data Produksi Perkebunan Menurut Jenis Tanaman di Kabupaten Sukabumi (ton), 2025, dikutip sukabumiheadline.com, Senin (29/6/2026), berikut adalah hasil perkebunan dari Sukabumi.
- Kelapa: 71.338,92 ton
- Karet: 1.295,97 ton
- Kopi: 836 ton
- Teh: 2.847,45 ton
- Cengkeh: 1.075,83 ton
- Pala: 615,62 ton
- Lada: 32,16 ton
Rekomendasi Redaksi: Daftar 23 kecamatan penghasil kopi lokal Sukabumi
Perbandingan hasil perkebunan 2025 dengan 2022 dan 2023

Sementara itu, pada 2022, hasil perkebunan karet di Sukabumi adalah 1.531,17 ton getah karet. Kemudian pada 2023, naik menjadi 1.650,18 ton. Sayangnya, produksi turun pada 2025.
Kemudian untuk kelapa mencapai 64.756,18 ton pada 2022, dan naik pada 2023 menjadi 65.214,75 ton. Jumlah tersebut naik pada 2025.
Lalu perkebunan kopi, 327,78 ton pada 2022, dan 365,30 ton (2023). Sementara perkebunan kakao, menghasilkan 42,75 ton pada 2022, namun anjlok lebih dari 50% pada 2023 menjadi hanya 15,68 ton saja.
Rekomendasi Redaksi:
- Menghitung fulus Pemkab Sukabumi dari PBB pertambangan, perkebunan dan perhutanan
- Ini lho 5 kecamatan yang menjadi lumbung padi di Kabupaten Sukabumi
Untuk perkebunan pala, menghasilkan sebanyak 403,73 ton pada 2022. Kemudian, naik pada 2023 menjadi 412,59 ton. Produksi pala mengalami kenaikan pada 2025.
Untuk lada, buah beraroma menyengat ini mengalami kenaikan pada 2025, jika dibandingkan dengan 2022 dan 2023 yang menghasilkan 33 ton.
Sedangkan perkebunan teh juara dalam hal luas, yakni 3.025,60 pada 2022, dan naik hampir tiga kali lipat menjadi 8.329,43 hektare pada 2023. Rekomendasi Redaksi: Terbesar di dunia, mengenang masa kejayaan Perkebunan Teh Sinagar Sukabumi
Tidak hanya juara dari segi luas lahan perkebunan, teh dari Kabupaten Sukabumi juga juara dalam segi produktivitas. Pada 2022 sanggup menghasilkan 2.889,45 ton, dan naik sedikit pada 2023 menjadi 2.902,82 ton. Jumlah tersebut mengalami penurunan pada 2025.









