sukabumiheadline.com – Mengutip data Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Produksi Telur Menurut Jenis Unggas di Kabupaten Sukabumi (kg), 2025, mengalami kenaikan sekira 3 juta kg dibandingkan tahun sebelumnya. Baca selengkapnya: Mulai 15 Juli harga ayam dipatok Rp19.500 dan telur Rp24 ribu
Peternak ayam ras petelur di Kabupaten Sukabumi pada 2025 menghasilkan 110.159.000 kg atau 110.159 ton. Untuk perbandingan, pada 2023 sebanyak 116.994.000 kg (116.994 ton), dan 107.693.000 atau 107.693 ton (2024).
Baca Juga: Sarapan dengan telur dadar atau ceplok? Ternyata cara masak berdampak beda bagi tubuh
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, tingkat konsumsi telur di Kabupaten Sukabumi diperkirakan sejalan dengan tren rata-rata nasional dan Jawa Barat. Konsumsi telur nasional berada di kisaran angka 22,16 kg per kapita/tahun atau sekitar 5 butir per minggu per kapita.
Baca Juga: Meskipun enak, kandungan gizi telur asin rendah

Mengutip data Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat (ribu jiwa), 2021–2025, dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, jumlah penduduk Kabupaten Sukabumi sebanyak 2.852,11 ribu (2025).
Dengan demikian, konsumsi telur penduduk Kabupaten Sukabumi sebanyak 63.202.757,6 kg (63.202 ton) per tahun 2025. Artinya, produksi telur di kabupaten ini surplus 46.956.242,4 kg atau 46.956 ton. Baca selengkapnya: Membanding produksi telur Sukabumi surplus 46,9 juta kg dan Indonesia
Kandungan gizi dan manfaat telur ayam bagi kesehatan

Telur ayam kaya akan nutrisi penting yang mencakup protein tinggi, vitamin (A, B12, D, E), serta mineral penting seperti zat besi dan selenium. Satu butir telur menyediakan sekitar 6 gram protein serta zat gizi mikro yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
- Kandungan protein 6 gram per butir telur bermanfaat untuk membangun dan memperbaiki sel dan menjaga daya tahan tubuh.
- Vitamin A, B12, dan D yang mendukung energi, kulit, dan daya tahan tubuh. Kandungan selenium dan vitamin di dalamnya melindungi sel dari kerusakan.
- Zat besi, fosfor, kalsium, dan selenium sebagai antioksidan. Kolin membantu mempertajam memori dan kinerja mental. Vitamin D dan fosfor membantu menjaga kesehatan tulang serta gigi.
- Lutein dan zeaxanthin untuk fungsi otak dan mata. Lutein dan zeaxanthin juga dapat mencegah kerusakan mata akibat sinar matahari.









