ART Susi Lama Terdiam Saat Ditanya Siapa yang Melahirkan Anak Bungsu Ferdy Sambo

- Redaksi

Senin, 31 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susi ART Ferdy Sambo. l Istimewa

Susi ART Ferdy Sambo. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi,  sempat terdiam saat ditanya Majelis Hakim siapa yang melahirkan anak terakhir Ferdy Sambo yang masih berusia 1,5 tahun.

Susi dicecar Majelis Hakim dalam sidang keterangan saksi dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).

“Siapa yang melahirkan? saudara jangan bohong, banyak bohong saudara!” kata Hakim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana pun hening, karena Susi tak menjawab sepatah kata pun saat ditanya kepastian siapa yang melahirkan anak terakhir Ferdy Sambo.

“Kok diam?” tegas Hakim.

Beberapa saat kemudian Susi menjawab “Ibu Putri.”

Hakim kembali menanyakan hal yang sama dengan nada yang lebih tegas.

“Siapa yang melahirkan Arka?” ucap Hakim.

Baca Juga :  Jaksa kepada Kuat Ma'ruf: Anda Tidak akan Menang Melawan Kebenaran

“Ibu Putri,” kata Susi mengulangi jawabannya.

Hakim kemudian bertanya “Kapan dia (anak terakhir Ferdy Sambo) lahir?”

“Bulan ketiga (Maret) 2021 tanggal 23,” jawab Susi.

“Di mana?” tanya Hakim.”

Saya tidak tahu.” ucap Susi.

Jawaban Susi kemudian dinilai tak sinkron dengan jawaban sebelumnya oleh Majelis Hakim.

“Saudara tau tanggal lahirnya, tapi tidak tau lahirnya di mana,” tutur Hakim.

“Makin terjebak saudara dengan kebohongan saudara,” sambung Hakim.

Majelis Hakim kemudian melanjutkan pertanyaan, “Pada bulan Juli siapa pengasuhnya (untuk anak terakhir Ferdy Sambo).”

“Suster,” kata Susi.

“Namanya Siapa?” tanya Hakim.

Dijawab Susi “Alif”.

Jawaban Susi ini kemudian dinilai janggal dengan jawaban sebelumnya karena Susi tidak pernah menyebut ada suster yang merawat anak terakhir Ferdy Sambo ikut tinggal di rumah Jalan Saguling.

Baca Juga :  Terancam Hukuman Mati, 2 Tersangka Pembunuhan Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo

“Dari tadi saya tanya siapa yang tinggal di sana Alif tidak disebut,” ucap Majelis Hakim.

“Kan sudah keluar, Pak,” jawab Susi.

Dalam pembunuhan Brigadir J, Bharada Eliezer didakwa melakukan pembunuhan berencana bersama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

“Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja, dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain,” papar jaksa saat membacakan dakwaan Eliezer di PN Jakarta Selatan, Selasa (18/10/2022).

Dalam dakwaan disebutkan, Eliezer menembak Brigadir J atas perintah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) kala itu, Ferdy Sambo.

Peristiwa pembunuhan Yosua disebut terjadi akibat cerita sepihak istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi yang mengaku dilecehkan Yosua di Magelang.

Berita Terkait

Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada
KUHP baru: Lindungi hak privat, tetangga pun tak bisa polisikan pelaku kumpul kebo
Eks Menag Gus Yaqut jadi tersangka kasus korupsi kuota haji
MUI nilai pidana pelaku nikah siri dalam KUHP baru bertentangan dengan hukum Islam
KUHP baru: Menghina DPR itu tindak pidana, kalau kapolres dan ketua pengadilan boleh
Daftar pasal kontroversial dalam KUHP Nasional, hadiah tahun baru bangsa Indonesia
Ini puluhan jenis tindak pidana dalam KUHP baru, dari aborsi, mencuri hingga korupsi
Kritik keras KUHAP baru, otoriter dan independensi pengadilan melemah

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:13 WIB

Mencermati pergeseran tren tindak kriminal remaja 2026, orang tua wajib waspada

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:31 WIB

KUHP baru: Lindungi hak privat, tetangga pun tak bisa polisikan pelaku kumpul kebo

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:15 WIB

Eks Menag Gus Yaqut jadi tersangka kasus korupsi kuota haji

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:46 WIB

MUI nilai pidana pelaku nikah siri dalam KUHP baru bertentangan dengan hukum Islam

Senin, 5 Januari 2026 - 13:42 WIB

KUHP baru: Menghina DPR itu tindak pidana, kalau kapolres dan ketua pengadilan boleh

Berita Terbaru