Dibangun tahun ini, cek progres pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Padalarang

- Redaksi

Rabu, 15 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini - Istimewa

Foto siang malam mengintip pengerjaan Jalan Tol Bocimi Seksi 3, mustahil selesai tahun ini - Istimewa

sukabumiheadline.com – Rencana pembangunan Jalan Tol Sukabumi-Ciranjang-Padalarang sudah dinantikan masyarakat dan pemerintah daerah (Pemda) yang wilayahnya bakal dilintasi jalan tol tersebut, Sukabumi, Cianjur dan Bandung, Jawa Barat.

Pemkab Bandung Barat, misalnya, mengaku sudah dilibatkan dalam pembahasan tersebut dalam pembangunan Tol Bogor-Sukabumi (Bocimi) itu. Hal itu karena Tol Bocimi rencananya akan diperpanjang dan menyambungkan antara Kota Sukabumi, Ciranjang Kabupaten Cianjur, hingga terkoneksi ke Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) melalui jaringan eksisting Tol Padaleunyi.

Pembangunan jalan tol tersebut dibagi dua tahap yaitu tahap Sukabumi-Ciranjang sepanjang 21-24 kilometer dan Ciranjang-Padalarang 24 kilometer. Rencananya, proyek ini dimulai pada tahun 2025-2029 mendatang dengan skema pendanaan kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan Tol Ciranjang-Padalarang memang kita sempat beberapa kali ikut rapat bersama pemerintah pusat. Tapi untuk kapan pelaksanaannya kita menunggu dari pemerintah pusat,” ujar Pejabat Fungsional Teknis Jalan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Bandung Barat, Doni TP Hutajalu saat dikonfirmasi, dikutip dari republika.co.id, Rabu (15/1/2025).

Menurutnya, berdasarkan dokumen rancang bangun rinci Detail Engineering Design (DED) Tol Ciranjang-Padalarang yang diterima Pemkab Bandung Barat, jalan bebas hambatan ini akan terkoneksi dengan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi atau Padaleunyi di KM 111. Antara Padalarang dan Ciranjang, tol ini dirancang hanya dibuat satu pintu akses masuk dan keluar di kawasan Rajamandala, Kecamatan Cipatat.

Namun, kata Doni, pihaknya berharap pemerintah pusat membuka akses pintu masuk atau keluar tol di daerah Cibogo, Desa Citatah, Kecamatan Cipatat. Hal itu guna tetap menghidupkan ekonomi masyarakat di wilayah Bandung Barat.

“Rapat terakhir di bulan November 2024 kita mengusulkan agar dibuat exit tol di Daerah Cibogo, Cipatat. Supaya ekonomi di wilayah ini tetap hidup. Tapi aspirasi belum ada jawaban apakah dikabulkan atau tidak,” kata Doni.

Menurutnya, dampak proyek jalan tol sangat membantu meningkatkan ekonomi suatu daerah. Iklim investasi bakal meningkat serta pembangunan bakal pesat. Namun, kata Doni, keberadaan para pelaku ekonomi di sepanjang Jalan Raya Padalarang-Cianjur juga harus merasakan manfaatnya dengan dibukanya akses Gerbang Tol di Cibogo.

“Misalnya kalau di daerah Citatah gak dibuka gerbang tol, ekonomi di jalan lama ini akan mati. Karena kendaraan semua lewat tol. Makanya kita harap dibuka gerbang di daerah itu,” imbuh dia.

Selain dampak ekonomi dan peningkatan investasi, Pemkab Bandung Barat berharap kehadiran Tol Ciranjang-Padalarang bisa mengurai kemacetan di kawasan Padalarang, Citatah, dan Cipatat.

Berita Terkait

Pernah meledak di Sukabumi 2 tewas, Bahlil: Pemerintah siapkan CNG 3 kg ganti elpiji
Jual saham Aman Resorts, konglomerat asal Sukabumi ini bukan lagi raja hotel dunia
Standar gaji ART Indonesia usai UU PPRT disahkan, beda jika rangkap baby sitter
MBG akan dipangkas hanya 4 hari, negara hemat APBN Rp50 triliun
10 negara pengekspor beras terbesar di dunia, 4 dari ASEAN tanpa Indonesia
Lumbung pangan, petani Sukabumi ngumpul di 10 kecamatan ini
20 kecamatan dengan petani perempuan terbanyak dan sedikit di Sukabumi, di bawah Nasional
Membanding produksi semangka Sukabumi, Indonesia dan dunia

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:51 WIB

Pernah meledak di Sukabumi 2 tewas, Bahlil: Pemerintah siapkan CNG 3 kg ganti elpiji

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:38 WIB

Jual saham Aman Resorts, konglomerat asal Sukabumi ini bukan lagi raja hotel dunia

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:31 WIB

Standar gaji ART Indonesia usai UU PPRT disahkan, beda jika rangkap baby sitter

Rabu, 29 April 2026 - 13:49 WIB

MBG akan dipangkas hanya 4 hari, negara hemat APBN Rp50 triliun

Rabu, 29 April 2026 - 03:26 WIB

10 negara pengekspor beras terbesar di dunia, 4 dari ASEAN tanpa Indonesia

Berita Terbaru

Ilustrasi hewan kurban kambing, domba dan sapi - sukabumiheadline.com

Hikmah

Berkurban dengan cara utang, begini pandangan Islam

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB