Hati-hati, Ada Longsor Jalan Provinsi di Geopark Ciletuh Sukabumi

- Redaksi

Sabtu, 16 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di Jalan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. l Istimewa

Longsor di Jalan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l CIEMAS – Hujan deras mengakibatkan longsor dan menutup jalan ruas provinsi di jalur menuju Geopark Ciletuh tepatnya di ruas jalan Waluran – Mareleng – Palangpang di Kampung Cipeucang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (16/7/2022).

Informasi diperoleh sukabumiheadline.com, peristiwa tanah longsor terjadi Sabtu, 16 Juli 2022 sekitar pukul 09.45 WIB, tidak ada korban jiwa maupun luka.

Kepala Satuan Pelayanan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah 4 PU Bina Marga Provinsi Jawa Barat Entis Sutisna mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauannya, tanah longsor dengan material bebatuan dan tanah terjadi terhadap tebing ketinggian sekira tujuh meter dan sempai menutupi akses jalan raya sehingga lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan terutama roda empat.

“Longsoran berupa bebatuan dan tanah,
menutupi sebagian badan jalan, dengan panjang lebih kurang delapan meter,” ungkapnya.

Diakui Entis, di beberapa titik ruas jalan tersebut memang rawan bencana alam, tanah longsor, pohon tumbang.

“Ruas jalan tersebut merupakan daerah rawan bencana pada saat musim hujan,” jelasnya.

“Upaya sedang dilakukan petugas pelayanan dan pemeliharaan PU Bina Marga Provinsi melakukan evakuasi material dengan alat manual dan alat berat masih dalam perjalanan,” sambungnya.

Berita Terkait

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang
Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi
Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi
Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten
Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi
Awal mula terungkapnya tanah aset Desa Sukamulya Sukabumi dikuasai swasta
Perhutani KPH Sukabumi gandeng Damkar patroli bersama
Warga Sukamulya Sukabumi protes tanah aset desa dipindahtangankan ke swasta

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Trik pemuda Gunungguruh Sukabumi edarkan belasan ribu butir obat terlarang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Pimpinan DPRD: Terus berkarya untuk Indonesia dan Kabupaten Sukabumi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Dua anak di bawah umur asal Sukabumi kerja prostitusi online, 5 buku tamu disita polisi

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Selundupkan 32 ribu benih lobster ilegal, warga Sukabumi ditangkap di Banten

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 04:18 WIB

Pria Sukabumi paksa gadis 19 tahun layani 300 lelaki hidung belang, Rp50 ribu per transaksi

Berita Terbaru