Indramayu miskin dipimpin kepala daerah terkaya, bandingkan dengan Sukabumi

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sukabumiheadline.com – Jawa Barat merupakan provinsi yang terpadat penduduknya di Indonesia, tercatat ada lebih dari 50 juta jiwa menghuni provinsi ini. Baca Juga: Selalu ada Sukabumi, ini 5 kabupaten dan kota paling ramai dan sepi penduduk 2024

Selain itu, angka perceraian di Jawa Barat pun terbilang tinggi dibandingkan dengan provinsi lain di Indonesia. Hal itu antara lain karena angka kemiskinan juga tinggi di sini, yakni lebih dari 3 juta jiwa. Baca selengkapnya: Bogor juara penduduk miskin di Jawa Barat 2024, Kabupaten dan Kota Sukabumi ranking berapa?

Adapun, salah satu kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi di Tatar Pasundan, adalah Indramayu. Ada sedikitnya 214.740 jiwa warga miskin dari total penduduk 1,91 juta jiwa penduduk pada 2024 di kabupaten tempat Ponpes Al-Zaytun berada tersebut. Baca selengkapnya: Tiga di Sukabumi dan Ada Al Zaytun, 5+10 Ponpes Terbaik di Jawa Barat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah tersebut menempatkan Indramayu di posisi keenam dengan angka penduduk miskin terbesar di Jawa Barat. Sementara, kabupaten dengan penduduk miskin terbanyak, adalah Bogor. Baca selengkapnya: Bogor juara penduduk miskin di Jawa Barat 2024, Kabupaten dan Kota Sukabumi ranking berapa?

Baca Juga: 

Selain itu, kabupaten ini juga tercatat memiliki tingkat perceraian tertinggi di Jawa Barat. Baca selengkapnya: Duh, Ribuan Suami di Indramayu Gugat Cerai Istri, Bagaimana di Sukabumi?

Menurut data Kabupaten Sukabumi Dalam Angka 2024, Badan Pusat Statistik (BPS), ada 7 kabupaten yang dihuni penduduk miskin di atas 10%, yakni Cianjur, Tasikmalaya, Bandung Barat, Cirebon, Majalengka, Kuningan, dan Indramayu. Baca selengkapnya: 5 Kabupaten Terkaya di Jawa Barat, Tebak Ada Sukabumi Tidak?

Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan menjadi yang termiskin yaitu melebihi angka 12% di mana Kabupaten Indramayu 12,13% dan Kuningan 12,12%.

Baca Juga:

Ada satu hal yang menarik dari Kabupaten Indramayu di mana wilayahnya merupakan Kabupaten termiskin pertama di Jawa Barat, namun pemimpinnya yaitu Bupati Nina Agustina menjadi Bupati terkaya di Jabar.

Berdasarkan laporan LHKPN KPK periode 31 Desember 2023, Nina Agustina memiliki total harta kekayaan Rp34.691.453.007.

Nina menghabiskan hampir seluruh harta kekayaannya untuk 25 tanah maupun tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor dan Surabaya dengan total Rp31.875.063.920.

Baca Juga: Ada Sukabumi, Ini Daftar Kota dan Kabupaten Gelar Pilkada Serentak 2024 di Jawa Barat

5 Kabupaten Terkaya di Jawa Barat, Tebak Ada Sukabumi Tidak?

Meskipun angka tersebut turun dibandingkan 2021, namun masih menempatkan Nina Agustina sebagai bupati terkaya di Jawa Barat. Adapun total harta kekayaan Nina pada 2021 mencapai Rp32.734.891.896.

Untuk informasi, Nina Agustina adalah seorang wanita kelahiran Purwodadi tahun 1973 yang merupakan politisi PDIP dengan jabatan sebagai ketua bidang hukum di DPP PDI Perjuangan sejak tahun 2016.

Baca Juga:

Kekayaan Bupati dan Wali Kota Sukabumi 

Sementara itu, dalam LHKPN terbaru, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami memiliki kekayaan sebesar Rp20 miliar lebih pada 2023. Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan tahun 2022 yang total harta kekayaannya mencapai Rp29.935.439.305.

Baca Juga: 

Sedangkan, harta kekayaan mantan Wakil Wali Kota yang kini eks Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi sejak awal menjabat di tahun 2018 hingga 2021 naik signifikan hingga 303%.

Dilansir dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), harta kekayaan Achmad Fahmi pada 2021 mengalami kenaikan hingga lebih dari Rp4 miliar.

Achmad Fahmi kini tercatat memiliki sepeda motor berharga Rp264 juta. Diketahui, sepeda motor tersebut jenis Street Glide merek Harley Davidson produksi tahun 2008. Baca selengkapnya: Punya Harley Davidson Berharga Ratusan Juta, Harta Wali Kota Sukabumi Naik 303%

Berita Terkait

Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis
Cegah keracunan, BGN larang siswa bawa pulang makanan MBG
KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah
Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah
Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan
BGN pastikan program MBG Rp15 ribu per porsi tak turunkan kualitas menu
Survei capres SMRC: Elektabilitas Prabowo tertinggal dari KDM, Anies ketiga
414 SPPG bermasalah, ratusan miliar dikembalikan ke kas negara

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Razia knalpot brong, Pemprov Jabar siapkan knalpot standar gratis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Cegah keracunan, BGN larang siswa bawa pulang makanan MBG

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:22 WIB

KDM: Nyali Satpol PP Tergantung Kepala Daerah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 04:25 WIB

Di Sukabumi Wamendikdasmen ungkap setengah juta lebih anak di Jabar tak sekolah

Senin, 3 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Putusan MK soal anggaran MBG dan pendidikan dipisah, DPR: Bukti RI bukan negara kekuasaan

Berita Terbaru