Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi Ditahan Polisi

- Redaksi

Selasa, 29 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi, DS. l Istimewa

Ketua DPD PAN Kabupaten Sukabumi, DS. l Istimewa

SUKABUMIHEADLINE.com l PALABUHANRATU – Kabar mengenai Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sukabumi, DS ditahan di Mapolres Sukabumi menarik perhatian kader dan sejumlah politisi.

Informasi dihimpun sukabumiheadline.com, DS ditahan polisi terkait laporan dari salah seorang pengusaha yang merasa ditipu atas janji pekerjaan atau proyek yang dijanjikan DS.

Redaksi masih berupaya mengonfirmasi kebenaran penahanan DS oleh polisi kepada fungsionaris PAN, berdasarkan kiriman foto DS mengenakan baju tahanan yang diterima Redaksi pada Selasa (29/11/2022).

Dalam foto tersebut, DS terlihat memakai kaos baju oranye dan memakai celana pendek warna biru dengan diapit oleh dua orang, yang salah satunya berseragam polisi. Dalam foto itu juga, DS terlihat berada di luar jeruji besi ruang tahanan.

Salah seorang anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PAN Heri Antoni menolak memberikan jawaban. Ia meminta redaksi untuk menghubungi Ketua Fraksi PAN.

Baca Juga :  Nah, Gara-gara Ini Angkot Tabrak Avanza di Cibadak Sukabumi

“Waduh, konfirmasinya ke ketua fraksi aja kang. Hampura (maaf),” Heri Antoni saat dikonfirmasi.

Sementara, dihubungi terpisah, Wakil Ketua II DPD PAN Kabupaten Sukabumi, Jalil Abdillah membenarkan jika DS ditahan di Mapolres Sukabumi.

”Iya informasi dari internal kami beliau ditahan, dan kami sedang mengupayakan langkah hukum dan langkah politis,” singkat Jalil.

Berita Terkait

MUI nilai pidana pelaku nikah siri dalam KUHP baru bertentangan dengan hukum Islam
KUHP baru: Menghina DPR itu tindak pidana, kalau kapolres dan ketua pengadilan boleh
Daftar pasal kontroversial dalam KUHP Nasional, hadiah tahun baru bangsa Indonesia
Ini puluhan jenis tindak pidana dalam KUHP baru, dari aborsi, mencuri hingga korupsi
Kritik keras KUHAP baru, otoriter dan independensi pengadilan melemah
Berlaku besok! Poin penting KUHP: Hina presiden hingga seks di luar nikah dipidana
Mahkamah Agung: Hak asuh anak dapat dialihkan dari ibu ke ayah
Mulai Januari 2026, pelaku tindak pidana dihukum kerja sosial, begini penjelasannya

Berita Terkait

Senin, 5 Januari 2026 - 13:42 WIB

KUHP baru: Menghina DPR itu tindak pidana, kalau kapolres dan ketua pengadilan boleh

Sabtu, 3 Januari 2026 - 04:35 WIB

Daftar pasal kontroversial dalam KUHP Nasional, hadiah tahun baru bangsa Indonesia

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:16 WIB

Ini puluhan jenis tindak pidana dalam KUHP baru, dari aborsi, mencuri hingga korupsi

Jumat, 2 Januari 2026 - 07:00 WIB

Kritik keras KUHAP baru, otoriter dan independensi pengadilan melemah

Kamis, 1 Januari 2026 - 05:03 WIB

Berlaku besok! Poin penting KUHP: Hina presiden hingga seks di luar nikah dipidana

Berita Terbaru