SUKABUMIHEADLINE.com l KALAPANUNGGAL – Tertarik dengan hasil pertanian, tiga pengusaha asal Korea Selatan mengunjungi daerah Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (28/10/2022).
Dalam kunjungannya, ketiga pengusaha minuman tersebut mengunjungi kebun vanili milik Aden Saful Hamdi (47) di Kampung Babakan Jaya Wangi RT 31/10, Desa Gunungendut, Kecamatan Kalapanunggal.
Menurut Aden, ketiga pengusaha tersebut, ke depannya berencana membuka pasar vanili di negaranya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemarin mereka survei dipimpin Mr. Hwan. Selanjutnya masih menunggu follow up dua hari hari ke depan,” ujar Aden kepada sukabumiheadline.com, Sabtu (29/10/2022).

Aden menambahkan, kedatangan ketiga pengusaha minuman asal Negeri Ginseng tersebut seakan membawa angin segar bagi para petani vanili di Sukabumi.
Pasalnya, saat ini pasar buah yang juga lazim digunakan untuk bahan baku kosmetik dan obat tersebut, sedang lesu.
“Pasar vanili sekarang sedang lesu, banyak petani lebih memilih menyimpan vanilinya dari pada dijual dengan harga rendah,” pungkas Aden.
Untuk informasi, vanili atau vanilla planifolia merupakan tanaman penghasil bubuk vanili yang juga biasa dijadikan pengharum makanan. Bubuk ini dihasilkan dari buahnya yang berbentuk polong.
Tanaman vanili dikenal pertama kali oleh orang-orang Indian di Meksiko, negara asal tanaman tersebut. Nama daerah dari vanili adalah Panili atau Perneli.
Di dunia kesehatan, tanaman vanili digunakan sebagai bahan obat penangkal bakteri. Hal itu karena tanaman vanili bersifat antibakteri, artinya dapat mencegah seseorang mengalami infeksi.
Sebuah riset tahun 2014 lalu, menyebut jika minyak esensial vanili yang diaplikasikan ke peralatan medis dapat mencegah tumbuhnya sel bakteri tertentu.